Pemotongan Hewan Kurban Mushalla Alimuddin Bangket Lauk, Sikur “Sarana Membangun Kepedulian”

Syiar Sinar5News.com – Lombok Timur – Di daerah Lombok Timur ada salah satu tempat terpencil yang diistilahkan dalam bahasa Lombok adalah “Repok”. Dalam bahasa Indonesia bisa dikatakan gubuk, di mana dalam Repok ini dihuni oleh beberapa KK. Salah satu Repok yang dimaksud adalah Repok Bangket Lauk. Walau demikian untuk kegiatan-kegiatan kemasyarakatan dan keagamaan tetap dijalankan karena itu bagian dari cara untuk menjaga tali kebersamaan di antara mereka.

Salah satu kegiatan keagamaan yang telah dilaksanakan pada hari Senin, 17 Juni 2024 bertepatan dengan 10 Dzulhijjah 1445 Hijriyah yaitu salat Idul Adha secara berjamaah, kemudian setelah itu dilanjutkan dengan pemotongan hewan kurban berupa 3 ekor kambing atas nama Inaq Ridwan (almarhumah), Mulyana dan Sukri.

Pimpinan Mushalla Alimuddin Bapak Maroan bersama para pekurban

Dalam salat Idul Adha ini para jamaah hadir dari berbagai tempat seperti Repok Bangket Lauk, Repok Direk dan Batu Gapit memenuhi Mushalla Alimuddin yang berlokasi di Bangket Lauk, Desa Sikur, Kecamatan Sikur, Lombok Timur, NTB. Bertindak sebagai imam adalah Bapak Maroan dan sebagai khatib yaitu Roni.

Dalam khutbah Idul Adha kali ini, Roni menyampaikan bahwa ada 4 hikmah dari pelaksanaan pemotongan hewan kurban yang senantiasa dilaksanakan setiap tahun yaitu sebagai tanda ketakwaan, sarana kepedulian terhadap sesama, membuang sifat kebinatangan dan sebagai syiar Islam.

Bila melihat materi khutbah yang disampaikan oleh Roni bahwa bahasa yang digunakan mudah dimengerti, ditambah vokal intonasi yang bagus, juga ekspresi wajah yang penuh dengan penghayatan, membuat para jamaah yang mendengar khutbah mendapatkan pencerahan bahwa betapa idul qurban yang senantiasa dilaksanakan setiap tahun memiliki banyak Hikmah yang dapat dirasakan bagi para pekurban khususnya.

LAINNYA

- Advertisment -

Khutbah
Khutbah Terbaru & Terlengkap

Terpopuler

#1

#2

#3

#4

#5

Kolom
Kirim Tulisan Anda Ke Kami