Doa Bersama 40 Hari Wafatnya Alm. Bapak Djumali Bin Kromorejo

Syiar.Sinar5News.com – Jakarta – Apabila manusia sudah meninggal dunia dalam istilah bahasa Indonesia yang berarti meninggalkan dunia ini untuk selamanya menuju alam selanjutnya yang dinamakan alam kubur atau alam barzakh. Maka selesailah seluruh kegiatan dan aktifitas duniawi termasuk kewajiban-kewajiban agama selama hidup di dunia. Ketika manusia berada di alam kubur, maka tidak ada lagi yang bisa diharap kecuali tiga hal yaitu sedekah jariyah, Ilmu yang bermanfaat dan doa dari anak-anak yang shalih yang dikirim kepada almarhum/almarhumah.

Demikian halnya juga dialami oleh almarhum Bapak Jumali yang sudah meninggal dunia 40 hari yang lalu tepatnya pada hari Jumat, 13 Oktober 2023 dalam usia 69 tahun di kediamannya yaitu Kp. Pisangan RT 008 RW 0011 dengan meninggalkan seorang istri, 6 anak, 5 menantu dan 11 cucu.

Sebagai bentuk perhatian dan kepedulian dari istri dan anak keturunan almarhum, maka pada hari ke 40 tepat pada Senin, 20 November 2023 bakda Isya (19.30 WIB) mengadakan kegiatan doa bersama dengan mengundang para tetangga khususnya warga RT. 008/011.

Berdasarkan pantauan media SinarLIMA acara doa bersama 40 hari wafatnya almarhum Bapak Djumali, ratusan jamaah yang hadir memenuhi kediaman almarhum sampai halaman hingga gang yang merupakan lintasan lalu lalang yang ada di depan rumah almarhum. Doa bersama ini diisi dengan pembacaan Yasin, tahlil dan doa yang pahalanya diniatkan seluruhnya untuk almarhum di alam kubur.

Adapun para petugas yang memimpin adalah Ust. Drs. H. Muhasan memimpin bacaan surat Yasin, tahlil oleh Ust. Ahmad Danih dan doa oleh Ust. Amrullah, S.Ag, MM. Sebelum doa bersama, ada tausiyah (mauizhah Hasanah) oleh Ust. H. Edi Saputra.

Dalam tausiyahnya Ust. Edi panggilan akrabnya menekankan agar seluruh kebajikan almarhum bapak Djumali bisa diteruskan dan diteladani oleh anak keturunan dan keluarga besar almarhum. Lebih lanjut Ust. Edi mengenang betapa susah payahnya almarhum bapak Djumali dalam memberikan nafkah dan pendidikan kepada semua anaknya hingga mereka menjadi sarjana. Maka jangan sekali-sekali melupakan jasanya dan hendaknya dapat terus mendoakan agar beliau di alam kubur senantiasa bahagia bagaikan taman di antara taman surga.

Kemudian setelah selesai tausiyah dilanjutkan dengan doa oleh Ust. Amrullah yang merupakan salah seorang guru ngaji semua anak dan cucu almarhum sampai saat ini. Dalam doanya memohon kepada Allah agar almarhum diampuni semua dosanya oleh Allah Ta’ala, diterima amal ibadahnya dan kelak di akhirat mendapatkan tempat terindah di surga. (Amr/Red)

Jakarta, 10 Jumadil Awal 1445 H/22 November 2023 M

LAINNYA

- Advertisment -

Khutbah
Khutbah Terbaru & Terlengkap

Terpopuler

#1

#2

#3

#4

#5

Kolom
Kirim Tulisan Anda Ke Kami