Suksesnya Wisuda Tahfizh SD, SMP, SMK Laboratorium I Tech Jakarta Berkat Kerja Keras Panitia Dan Dukungan Orang Tua

Syiar.sinar5News.com – Jakarta – Suksesnya acara wisuda angkatan 1 pada hari Sabtu, 11 Maret 2023 yang diikuti 37 peserta didik SD, SMP dan SMK Laboratorium Islamic Technology Jakarta sebagianana yang disampaikan dalam sambutannya oleh Ust. Muhammad Aditya, S.Pd selaku direktur Rumah Quran Labitech Jakarta, diantaranya tak lepas dari kerja keras para panitia yang diketuai Ibu Evi Hidayanti, A.Md. Kom. Secara khusus Ust. Adit mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para panitia, tanpa kerja keras mereka tidak mungkin ada yang menghias panggung dan menata tempat acara dengan baik dan rapi seperti ini, tandasnya

Dalam sambutannya juga beliau menyampaikan bahwa karena wisuda Tahfizh ini baru pertama kali diadakan, tentu akan ada kekurangan yang menjadi catatan bahan evaluasi demi perbaikan untuk wisuda berikutnya. In sya Allah wisuda Tahfiz ini akan coba diistiqomahkan minimal sekali dalam setahun. Dan tidak menutup kemungkinan akan diadakan dua kali dalam setahun. Semoga target ini dapat terwujud dengan izin Allah. Harapannya.

Ketahuilah bahwa para wisudawan dan wisudawati yang mengikuti prosesi wisuda ini, bukan serta merta mereka ikut begitu saja. Tetapi terlebih dahulu mereka diuji kelayakannya dengan mengikuti tes ujian wisuda yang diselenggarakan dua minggu sebelumnya. Tidak hanya itu setelah dinyatakan lulus sesuai standar dan indikator kelulusan, mereka dipersiapkan hafalannya sampai benar-benar lancar. Sehingga mereka dapat tampil sesuai yang diharapkan dan siap untuk diuji hafalannya dan bebas memilih surat apa saja.

Diantara faktor yang sangat mendukung dari suksesnya hafalan para peserta didik adalah karena peran serta para orang tua untuk ikut memotivasi anak-anaknya. Jadi kalau hanya mengandalkan sekolah, rasanya tidak mungkin target hafalan mereka tercapai sesuai harapan. Apalagi kita bukan dari golongan Nabi yang memiliki daya ingat yang luar biasa kuatnya. Sedangkan kita dengan banyaknya dosa, itu yang membuat hafalan kita cepat hilang. Maka orang tua sangat berperan untuk menjaga dan menambah hafalan anaknya, sehingga tetap terpelihara dan terjaga kualitas hafalannya.

Untuk memperkuat argumen Ust. Adit yaitu mengutip perkataan Imam Syafi’i rahimahullah yang sangat populer dikalangan para santri penghafal Al Qur’an;

شَكَوْت إلَى وَكِيعٍ سُوءَ حِفْظِي فَأَرْشَدَنِي إلَى تَرْكِ الْمَعَاصِي وَأَخْبَرَنِي بِأَنَّ الْعِلْمَ نُورٌ وَنُورُ اللَّهِ لَا يُهْدَى لِعَاصِي

“Aku pernah mengadukan kepada Waki’ tentang jeleknya hafalanku. Lalu beliau menunjukiku untuk meninggalkan maksiat. Beliau memberitahukan padaku bahwa ilmu adalah cahaya dan cahaya Allah tidaklah mungkin diberikan pada ahli maksiat.” (I’anatuth Tholibin, 2: 190).

 

 

 

Dengan melihat kondisi yang mungkin orang tua tidak sempat membimbing dan mengarahkan putra-putrinya menghafal Al Qur’an oleh berbagai macam kesibukan, maka dari Rumah Quran Labitech Jakarta membuka kesempatan untuk dapat menjaga dan melanjutkan hafalannya setelah pulang sekolah yaitu bakda Asar. Bagi bapak ibu yang berminat untuk segera mendaftarkan putra-putrinya, agar mengikuti program Tahfiz ini di luar jam KBM, demi tercapainya target hafalan mereka. Betapa beruntungnya orang tua nanti di akhirat mendapat mahkota terindah di surga yang dipakaikan oleh anak-anak mereka, sehingga membuat para penduduk surga kagum dengan tingginya derajat kemuliaan yang didapatkan orang tua tersebut.

Demikian kurang lebih sambutan Ust. Muhammad Aditya selaku direktur Rumah Quran Labitech Jakarta. Dalam narasinya redaksi menyesuaikan kalimatnya dengan bahasa jurnalis yang lebih lengkap dan relevan tentunya. (Mar/Red)

Bersambung ……

Jakarta, 21 Sya’ban 1444 H/2023 M

LAINNYA

- Advertisment -

Khutbah
Khutbah Terbaru & Terlengkap

Terpopuler

#1

#2

#3

#4

#5

Kolom
Kirim Tulisan Anda Ke Kami