Indonesia Berduka “Intan Sari Fitri Pendiri Dan Ketua Majalah Farah Meninggal Dunia”

Inna lillahi wa Inna ilaihi rojiun. Kematian adalah suatu kepastian bagi setiap yang bernyawa tidak pandang usia, kedudukan dan status sosial di masyarakat. Apabila kematian itu tiba, maka kekuatan apapun tidak ada yang mampu mencegahnya walaupun bersembunyi di benteng yang sangat kokoh. Demikian Allah nyatakan dalam Al-Qur’an surat An Nisa ayat 78.

Demikian juga halnya yang dialami oleh Intan Sari Fitri pendiri dan CEO Majalah Farah dan portal berita Farah id, telah dipanggil oleh Allah dalam usia 46 tahun pada hari Rabu, 19 Oktober 2022 pukul 05.59 karena sakit. Dengan meninggalnya Intan Sari Fitri menjadi duka yang mendalam khususnya bagi kalangan media di tanah air.

Majalah Farah dan Farah.id diterbitkan PT. Farah Media Utama, merupakan portal berita yang mengangkat isu seputar wanita dan keluarga Indonesia dalam berbagai macam segi kehidupan, dari kehidupan pribadi, keluarga, masyarakat dan karir yang digeluti oleh wanita di tanah air khususnya.

Dengan rutinnya terbit majalah Parah baik secara offline maupun online, menjadikan majalah tersebut berkontribusi yang besar untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Salah satu sekolah yang senantiasa mendapatkan majalah Farah adalah sekolah Laboratorium Islamic Technologi Jakarta. Karena semua anaknya bersekolah ditempat tersebut dari SD-SMP sampai SMK. Salah satu anaknya yang laki-laki yang bernama Timur M. Santoso  sekarang sudah kelas X SMK Labitech Jakarta.

Di SD Labitech Jakarta Intan Sari Fitri dipercaya menjadi penasehat karena memang backgroundnya sebagai jurnalis yang luas wawasannya, sehingga jabatan penasehat adalah layak dan pantas diberikan kepadanya. Hal ini dibuktikan dengan berhasilnya usaha untuk bertemu Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan pada bulan Februari 2022 untuk ikut mempromosikan sekolah Labitech Jakarta dan Alhamdulillah Pak Anies mempromosikan sekolah Labitech Jakarta dalam salah satu channel YouTube dengan narasi yang sangat bagus bersifat motivasi dan mengajak orangtua untuk menyekolahkan putra/putrinya sekolah di sekolah Labitech Jakarta yang mengutamakan pelajaran tahfizh, pembinaan iman dan akhlakul karimah.

Dalam dunia jurnalis Intan Sari Fitri terkenal dengan kepiawaiannya menulis artikel dan berita yang akurat, berbobot dan luar biasa. Dengan kepiawaiannya ini beliau begitu yakin dan percaya diri untuk mendirikan majalah khususnya yang terkait dengan isu perempuan dan membuat majalah online sebagai pengembangan dari majalah offline yang sudah lebih dulu berdiri. Bahkan pada majalah online yang diberi nama Farah.id lebih luas berita dan jangkauannya.

Dalam kesehariannya pun tergolong wanita yang ramah dan sangat disiplin dalam beribadah, bekerja dan mengurus keluarganya, sehingga semua berjalan dengan sukses, lancar dan penuh berkah. Perhatian kepada anak-anaknya pun senantiasa menjadi prioritas di tengah kesibukan mengelola majalah Farah yang sudah tersebar ke seluruh Indonesia.

Kini ibu yang pintar, cerdas dan baik hati ini telah pergi menghadap kepada Allah untuk selamanya dan tidak akan pernah kembali lagi ke alam dunia. Walaupun sebenarnya secara teori belum saatnya meninggal dunia karena umurnya baru 46 tahun. Tetapi itulah kehendak sang Khaliq yang telah menentukan ajalnya. Kita pun sesungguhnya akan bernasib sama dengan beliau, cepat atau lambat kematian itu akan tiba masanya. Semoga Allah mewafatkan kita dalam keadaan Husnul khatimah yaitu sebaik-baik akhir kematian. Aamiin.

Selamat jalan Intan Sari Fitri, semoga Allah mengampuni dosa-dosamu, menerima amal ibadahmu, kuburnya lapang, nikmat dan bahagia laksana taman diantara taman surga dan di akhirat mendapatkan syafaat dari Nabi kita Muhammad SAW. Keluarga yang ditinggalkan tetap tabah, sabar dan ikhlas atas musibah ini. Aamiin

Jakarta, 24 Rabiul Awwal 1444 H/20 Oktober 2022 M

Penulis : Marolah Abu Akrom (Guru BK SMP Labitech Jakarta)

LAINNYA

- Advertisment -

Khutbah
Khutbah Terbaru & Terlengkap

Terpopuler

#1

#2

#3

#4

#5

Kolom
Kirim Tulisan Anda Ke Kami