Haul Maulana Syaikh dan Tradisi Syafaatul Kubro di Nahdlatul Wathan

Setiap tahunnya, Pondok Pesantren Nahdlatul Wathan Jakarta memperingati haul wafatnya seorang ulama besar kharismatis, al `Allaamah al-`Aarifu billaah Maulana Syaikh Tuan Guru Kyai Haji Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, pendiri NWDI, NBDI dan organisasi NW. Dan sebagai salah satu rangkaian acara dalam kegiatan peringatan haul tersebut, adalah melakukan sebuah tradisi yang dikenal dengan Syafa’ah al-Kubra. 

Kegiatan haul dan Syafa’ah al-Kubra merupakan bagian dari ciri khas yang selalu melekat di organisasi NW yang menganut paham Ahlussunnah wal Jama`aah yang diakui sebagai  paham keagamaan dalam Islam yang lurus, moderat, mengakar dan membumi dalam tradisi, budaya dan kehidupan masyarakat, sehingga selaras dengan Islam sebagai agama rahmatan lil `alamin

Diantara landasan NW melakukan kegiatan tradisi haul dan Syafa’ah al-Kubra adalah ayat al-Qur`an berikut ini. 

رَبَّنَا اغۡفِرۡ لَـنَا وَلِاِخۡوَانِنَا الَّذِيۡنَ سَبَقُوۡنَا بِالۡاِيۡمَانِ وَلَا تَجۡعَلۡ فِىۡ قُلُوۡبِنَا غِلًّا لِّلَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا رَبَّنَاۤ اِنَّكَ رَءُوۡفٌ رَّحِيۡمٌ

“Ya Rabb Kami, beri ampunlah Kami dan saudara-saudara Kami yang telah beriman lebih dulu dari Kami, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati Kami terhadap orang-orang yang beriman; Ya Rabb Kami, Sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang.” (QS: Al-Hasyr : 10)

Ayat di atas ini, Allah SWT memuji dan menyanjung orang beriman, karena mereka memohonkan ampun (istigfar) untuk orang-orang beriman sebelum mereka. Ini menunjukkan, bahwa orang yang telah meninggal mendapat manfaat dari istigfar orang yang masih hidup.

Seirama dengan ayat diatas itu juga, Allah SWT menganjurkan untuk mendo`akan sesama muslim, baik yang hidup ataupun telah meninggal dunia. Hal ini telah disebutkan dalam al-Qur`an Surat Muhammad, ayat ke 19, seperti berikut ini;

 وَاسْتَغْفِرْ لِذَنْبِكَ وَلِلْمُؤْمِنِينَ  وَالْمُؤْمِنَاتِ     

“Dan mohonlah ampunan pada Allah untuk dosamu dan dosa-dosa orang mukmin laki-laki dan perempuan.”( QS. Muhammad :19 )

LAINNYA

- Advertisment -

Khutbah
Khutbah Terbaru & Terlengkap

Terpopuler

#1

#2

#3

#4

#5

Kolom
Kirim Tulisan Anda Ke Kami