Selamat Dan Sukses Wisudawan Angkatan XIV SMP Labitech Jakarta

Syiar Sinar5News.com – Jakarta – Jumat, 24 Juni 2022 bertepatan dengan 25 Dzulqo’dah 1443 Hijriyah SMP laboratorium Jakarta atau yang sudah bertransformasi menjadi SMP laboratorium Islamic teknologi Jakarta pukul 07.30 sampai 10.00 WIB mengadakan kegiatan wisuda dan pelepasan sebanyak 25 peserta didik kelas 9 angkatan ke-14.

Kegiatan wisuda dan pelepasan peserta didik kelas 9 ini dihadiri oleh pembina Yayasan Pendidikan Acprilesma Dra. Hj. Cony Kurniawati, M.Pd, ketua Yayasan Pendidikan Acprilesma dr. Satria Ghaibi Saputra, M.Si, Direktur akademik Dr. Prima Sagita Setiowati, SE, M.Si, Direktur keuangan Leony Sukmaning Pertiwi, M.Si. Hadir juga segenap dewan guru dan karyawan SMP Labitech Jakarta dan seluruh orang tua dari wisudawan dan wisudawati kelas 9 SMP Labitech Jakarta.

Sebelum acara wisuda ini dimulai terlebih dahulu menampilkan berbagai macam hiburan dari TK, SD, SMP dan SMK  Labitech Jakarta. Dari TK menampilkan hafalan Alquran dalam bentuk drama yang sangat seru dan menarik diantaranya surah Annaba. Kemudian dari SD menampilkan tari Kembang Kipas yang berasal dari Betawi. Sedangkan SMK menampilkan busana yang cantik dan menarik, kemudian diperagakan di atas panggung, walaupun sekilas, tapi cukup memeriahkan acara wisuda tersebut .

Sebagai pembawa acara pada wisuda dan pelepasan kelas 9 Ini adalah Ibu Suluh Tiara Amira salah seorang guru Matematika SMP Labitech Jakarta. Dengan suaranya yang lembut dan ekspresinya yang ceria membuat acara wisuda dapat berjalan dan terkendali dengan baik dari awal sampai akhir. Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan hymne Acprilesma dan yang bertugas sebagai dirigen adalah Ibu Annisa Septri, S.Pd salah seorang guru SMP Labitech Jakarta yang sudah ahli dalam bidang ini dan telah bertugas sebagai dirigen di berbagai tempat pada acara tertentu yang bersifat nasionalis..

Setelah itu untuk lebih berkah dan sakralnya acara wisuda ini dibuka dengan lantunan ayat suci Alquran yang dibacakan oleh Aurellia Nadia Luthfie kelas 8B SMP Labitech Jakarta dengan membacakan surah Al-Mulk dari ayat 1 sampai 20. Yang menarik dari pembacaan ayat suci Al Quran ini ternyata Nadia menghafal dengan lancar dan suara yang indah hingga selesai menggunakan nada bayyati yang sudah umum dipakai di seluruh dunia.

Dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Yayasan Pendidikan Acprilesma dr. Satria Ghaibi Saputra, M Si. Dalam sambutannya beliau menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para panitia yang terdiri dari dewan guru, karyawan dan OSIS SMP Labitech Jakarta yang telah bekerja keras menyiapkan segala sesuatu, sehingga acara wisuda dan pelepasan kelas 9 ini berjalan dengan baik, lancar dan sukses tanpa ada halangan yang merintangi.

Beliau berpesan kepada peserta didik kelas 9 yang di wisuda ini, agar terus melanjutkan pendidikannya ke jenjang SMA atau SMK yang dicita-citakan. Karena pada prinsipnya menuntut ilmu adalah suatu kewajiban dari buaian hingga ke liang lahat. dr. Satria juga bangga, bersyukur dan senang melihat para peserta didik kelas 9 yang jumlahnya 25 orang dan 18 orang ternyata diterima di sekolah SMA atau SMK negeri yang ada di Jakarta dan Bekasi.

Dengan melihat suksesnya peserta didik kelas 9 menyelesaikan pendidikannya selama 3 tahun di SMP labitech Jakarta, dr. Satria mengungkapkan rasa bahagia. Di sisi lain merasakan adanya kesedihan karena sebentar lagi akan berpisah untuk melanjutkan pendidikannya ke jenjang berikutnya. Perlu diketahui bahwa dr. Satri Ghaibi Saputra, M Si merupakan salah satu alumni SMP Labitech Jakarta.

Selanjutnya sambutan dari kepala SMP Labitech Jakarta Ibu Rosaliana, S.Pd, M.Si. Kepala sekolah menyampaikan agar ilmu-ilmu yang telah didapatkan oleh para wisudawan dan wisudawati selama 3 tahun di SMP Labitech Jakarta dapat diamalkan dan ditingkatkan kualitasnya dengan melanjutkan ke jenjang berikutnya yaitu ke SMA atau SMK sesuai pilihan hatinya. Semua ilmu yang diperoleh terutama ilmu tentang adab dan akhlak yang mulia terus menjadi karakter yang selama ini telah ditanam dengan baik di SMP Labitech Jakarta. Juga hafalan surat-surat Alquran diantaranya juz amma dan surah Yasin terus ditingkatkan dan diulang-ulang agar hafalannya tetap terjaga dan terpelihara.

Di era global seperti sekarang ini bahwa mengutamakan nilai akademik dalam menempuh pendidikan, bukanlah satu-satunya yang menjadi standar ukuran keberhasilan seseorang. Dengan tegas kepala sekolah menyampaikan berhentilah memiliki pandangan seperti itu yang selama ini sudah melekat di benak kita semuanya. Bahkan bisa jadi yang nilai akademiknya kurang, tetapi di sisi yang lain memiliki kemampuan yang luar biasa seperti seni, menyanyi, akting, olahraga dan bidang-bidang lainnya. Teruslah belajar dan berlatih dengan tekun dan semangat yang tinggi. Jangan biarkan diri kalian habis dengan hal-hal yang bersifat sia-sia dan tidak berguna, karena itu akan menjadi penyesalan kelak di kemudian hari, ungkapnya

Tunjukkan jati diri kalian sebagai seorang hamba Allah yang senantiasa menunjukkan Akhlak yang mulia di tengah kehidupan keluarga, masyarakat dan orang-orang di sekitarnya. Jadilah generasi pemimpin masa depan yang mampu membangun dan memajukan negara, bangsa dan agama di Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai ini. Kejarlah cita-citamu, belajarlah sungguh-sungguh dan raihlah masa depan sukses berkah dan gemilang. Demikian kepala sekolah menyampaikan penuh semangat.

Pada kesempatan ini, ibu kepala sekolah juga tidak lupa mengucapkan banyak terima kasih kepada ketua panitia Dwi Santoso, S.Pd beserta timnya yang terdiri dari guru-guru dan karyawan SMP Labitech Jakarta yang telah mengerahkan daya dan upayanya sehingga acara wisuda ini dapat terlaksana dengan baik dan maksimal. Semoga Allah membalasnya dengan pahala berlipat ganda, mendapatkan keberkahan, kesehatan dan rezeki berlimpah dari Allah subhanahu wa ta’ala. Aamiin yaa robbal ‘aalamiin.

Selanjutnya acara pelepasan atribut seragam SMP Labitech Jakarta yang diwakili oleh dua orang peserta didik kelas 9 yaitu Revalina Rahima Putri dan Muhammad Noviardi Watulingas. Dengan dilepasnya atribut SMP labitech Jakarta ini maka mereka semua menjadi alumni SMP Labitech Jakarta angkatan ke-14 Tahun 2021/2022.

Tibalah pada acara inti yaitu prosesi wisuda dan pelepasan peserta didik kelas 9 SMP Labitech Jakarta. Satu demi satu mereka dipanggil untuk naik ke atas panggung menerima pengalungan medali oleh ketua Yayasan Pendidikan Acprilesma dr Satria Ghaibi Saputra, M.Si.

Terlihat raut muka dan gestur tubuh para wisudawan dan wisudawati sangat senang dan bahagia dengan telah di wisuda pada tahun ini yang disaksikan oleh para petinggi Yayasan Pendidikan Acprilesma, segenap dewan guru, karyawan, para orang tua dan tamu undangan. Sungguh ini adalah momen yang sangat mengharukan dan membahagiakan bagi para wisudawan dan para orang tua yang menghadiri acara ini. Kemudian mereka menyanyikan lagu betapa besarnya jasa seorang ibu dan betapa luar biasanya jasa para guru-guru yang ada di SMP Labitech Jakarta.

Yang menarik dari penampilan lagu yang sangat mengharukan tersebut, salah seorang wisudawan yang bernama Timur Muhammad Santosa tampil menyanyi sebagai vokalis dengan penuh percaya diri tanpa ada rasa malu dan takut menyumbangkan suaranya yang sangat bagus dan merdu. Walaupun sebenarnya secara teori ada kekurangan pada dirinya, tetapi bagi Timur Muhammad Santosa tidak menjadikannya sebagai penghalang untuk dapat tampil terbaik di depan hadirin dan tamu undangan yang hadir pada acara wisuda yang sangat berkesan ini.

Selanjutnya pemberian penghargaan kepada peraih nilai terbaik yaitu Andra Satriani Bestari. Memang secara akademik Andra panggilan akrabnya memiliki kecerdasan yang lebih bila dibandingkan dengan teman-temannya dalam berbagai macam disiplin ilmu yang diajarkan di SMP Labitech Jakarta.

Dilanjutkan dengan tausiyah dari peserta didik kelas 8 A yaitu Kariza Aulia Fadillah. Dalam tausiyahnya Kariza menyampaikan tentang pentingnya akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya dengan memiliki akhlak yang baik, maka akan mendapatkan banyak kemudahan dalam hidup, menjadi lebih mulia, terhormat dan disukai oleh orang banyak, serta berhasil apa yang dicita-citakan. Oleh karena itu Kariza mengajak kepada seluruh hadirin untuk senantiasa menjadikan akhlak sebagai pakaian dalam hidup.
Karena apa artinya kita hidup di dunia ini tanpa ada akhlak, apalagi secara jelas nabi kita Muhammad sallallahu alaihi wasallam diutus ke dunia ini hanya untuk menyempurnakan akhlak manusia. Demikian Kariza mengutip salah satu hadis nabi.

Selanjutnya penampilan puisi bahasa Inggris yang dibacakan oleh Rumi Akreta. Terlihat dalam menampilkan puisi bahasa Inggris ini Rumi Akreta mampu membaca dengan fasih, tenang dan berbobot, membuat para hadirin yang mendengarkan merasa senang dan puas dengan penampilan nya. Penampilannya yang bagus ini tidak lepas dari didikan dan pelatihan dari Ibu Wireka Hayati, S.Pd salah seorang guru Bahasa Inggris di SMP Labitech Jakarta.

Selanjutnya kesan dan pesan disampaikan oleh perwakilan dari orang tua peserta didik kelas 9 SMP Labitech Jakarta yaitu Ibu Arie Widia. Dalam kesan dan pesan ini Ibu Arie Widia menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya dan setulus-tulusnya kepada kepala sekolah dan segenap dewan guru yang telah membimbing putra-putrinya, sehingga dapat menyelesaikan pendidikan di SMP labitech Jakarta. Tidak lupa Ibu Arie Widia meminta maaf bila dalam mengikuti proses pembelajaran di SMP Labitech Jakarta ada di antara peserta didik yang melakukan hal-hal yang tidak pantas.

Setelah itu dilanjutkan dengan kesan dan pesan dari Sri Nadya Aliya Rifa perwakilan dari kelas 9 SMP Labitech Jakarta. Yang menarik dalam kesan dan pesan ini Nadia panggilan akrabnya menyampaikan dengan dua bahasa yaitu bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Terlihat sangat fasih dalam menyampaikan kalimat-kalimat dalam bahasa Inggris, kemudian ditranslitrasi ke dalam bahasa Indonesia, membuat penampilannya ini memukau dan mampu membuat kagum para hadirin yang mengikuti wisuda ini. Ternyata memang bersekolah di SMP labitech Jakarta adalah pilihan yang tepat, di mana peserta didik tidak hanya di gembleng keimanan dan akhlaknya, juga dibekali dengan skill pengetahuan bahasa Inggris yang sangat memadai.

Tibalah saatnya acara wisuda ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ustadz Marolah, S.Ag, MM selaku Direktur Rumah Quran Laboratorium Jakarta. Dalam doanya memohon kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala agar para wisuda dan wisudawati mendapatkan ilmu yang bermanfaat, sukses dalam meraih cita-cita dan menjadi anak yang sholeh/sholehah yang senantiasa berbakti kepada kedua orang tua. Tidak lupa juga mendoakan pendiri Yayasan Pendidikan Acprilesma Prof. Dr H. Agustitin Setyobudi, MM, Ph.D yang telah meninggal 2 tahun yang lalu, semoga Allah menerima amal ibadahnya, kuburnya lapang, luas dan penuh bahagia laksana taman diantara taman surga dan semoga kelak di akhirat Allah masukkan ke dalam surganya.

Setelah semua prosesi wisuda selesai dilanjutkan dengan kegiatan foto bersama segenap petinggi Yayasan Pendidikan Acprilesma, dewan guru dan para wisudawan dan wisudawati SMP Labitech Jakarta. Dalam foto bersama ini mereka menunjukkan rasa bahagia dan bersyukur atas suksesnya kegiatan wisuda ini. Suksesnya kegiatan wisuda ini karena kerja keras dari para panitia yang terdiri dari dewan guru, karyawan dan OSIS SMP Labitech Jakarta yang telah menyiapkan segala sesuatu dimulai dari pengadaan tempat, dekorasi, pengadaan konsumsi dan lain-lain.

Selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan dan wisudawati SMP laboratorium Jakarta semoga ilmu-ilmu yang didapatkan selama belajar 3 tahun ilmunya bermanfaat dan berkah dari dunia sampai akhirat nanti. Walaupun para peserta didik kelas 9 sudah tidak lagi bersekolah di SMP laboratorium Jakarta harapannya tetap menjalin silaturahim guna menjalin hubungan-hubungan komunikasi yang baik dengan dewan guru dan karyawan. (Mar/Red)

Jakarta, 25 Dzulqa’dah 1443 H/24 Juni 2022 M

LAINNYA

- Advertisment -

Khutbah
Khutbah Terbaru & Terlengkap

Terpopuler

#1

#2

#3

#4

#5

Kolom
Kirim Tulisan Anda Ke Kami