Hikmah Pagi (3) Keajaiban Mata

Oleh : Marolah Abu Akrom

Pada hikmah pagi yang ke 2 kita sudah membahas dahsyatnya fungsi telinga bagi manusia dari sejak dalam kandungan sampai terlahir ke dunia. Untuk hikmah pagi kali ini kita akan membahas tentang keajaiban mata. Kalau kita memperhatikan jarak antara mata dengan telinga itu sangat berdekatan, tentu ini memiliki korelasi yang tidak dapat dipisahkan. Ketika telinga mendengar sesuatu kemudian mata menyaksikannya, maka pendengaran itu akan tervisualisasi secara kuat di dalam otak dan akan terus diingat walaupun sudah terjadi puluhan tahun yang lalu. Kalau kita mendengar dan melihat hal-hal yang positif, maka cara pandang kita dalam bersikap akan menunjukkan hal-hal yang bermanfaat dan mengandung nilai kebaikan. Tetapi sebaliknya kalau kita mendengar dan melihat hal-hal yang negatif, maka cara pandang kita dalam bersikap akan menunjukkan hal-hal yang sia-sia dan mengandung keburukan.

Bila kita menggali keberadaan mata yang Allah ciptakan dalam diri kita maka kita akan terkagum-kagum dengan keajaiban, kecanggihan dan kehebatan mata itu. Diantaranya ketika kita membuka mata, maka dalam waktu sedetik kita bisa melihat langit yang sangat jauh jaraknya dan ini mengalahkan kecepatan cahaya. Kalau kita memperhatikan struktur penciptaan mata menurut kacamata ilmu pengetahuan terdiri dari organ-organ yang sangat banyak, tetapi secara garis besar terdiri dari dua yaitu organ luar dan organ dalam. Untuk lebih terperinci pemahaman kita tentang dua organ mata ini, mari kita memperhatikan secara seksama bagian-bagian dan fungsi-fungsinya yaitu ;

Organ luar terdiri dari;
1. Bulu mata
Berfungsi menghalangi benda asing yang masuk kedalam mata dan menyaring cahaya yang akan diterima.
2. Alis mata
Berfungsi menahan keringat agar tidak masuk ke bola mata.
3. Kelopak mata
Berfungsi untuk menutupi dan melindungi mata.

Organ dalam terdiri dari;
1. Kornea
Melindungi bagian sensitif di belakangnya, membantu mata memfokuskan bayangan pada retina. Merupakan bagian terluar dari bola mata bernama selaput bening yang menerima cahaya dari sumber cahaya
2. Sklera
Merupakan bagian dinding mata yang berwarna putih. Tebalnya rata-rata 1 milimeter tetapi pada insersi otot, menebal menjadi 3 milimeter.
3. Pupil dan Selaput pelangi.
Dari kornea, cahaya akan diteruskan ke pupil. Pupil menentukan kuantitas cahaya yang masuk ke bagian mata yang lebih dalam. Pupil mata akan melebar jika melihat dalam kondisi ruangan yang gelap, dan akan menyempit jika kondisi ruangan terang. Lebar pupil dipengaruhi oleh selaput pelangi di sekelilingnya. Selaput pelangi berfungsi sebagai diafragma. Selaput pelangi inilah terlihat sebagai bagian yang berwarna pada mata.
4. Lensa mata
Lensa mata menerima cahaya dari pupil dan meneruskannya pada retina. Fungsi lensa mata adalah mengatur fokus cahaya, sehingga cahaya jatuh tepat pada bintik kuning retina yang dibantu oleh otot siliaris dan ligamen supresor. Untuk melihat objek yang jauh (cahaya datang dari jauh), lensa mata akan memipih. Sedangkan untuk melihat objek yang dekat (cahaya datang dari dekat), lensa mata akan menebal.
5. Retina atau Selaput Jala.
Retina adalah bagian mata yang paling peka terhadap cahaya, khususnya bagian retina yang disebut bintik kuning. Setelah retina, cahaya diteruskan ke saraf optik.
6. Choroid
Choroid mencegah refleksi internal berkas cahaya
7. Saraf optik
Saraf yang dimasuki sel batang dan kerucut dalam retina, untuk menuju ke otak.

Disisi lain bila dilihat dari sisi hikmah secara spiritual diciptakannya mata, menurut hemat penulis dapat kita menjabarkannya kedalam empat makna yang memiliki hikmah yang sangat besar sesuai dengan jumlah huruf dari kata mata tersebut yaitu ;

M = Mari memandang hal yang halal
A = Amati setiap kejadian
T = Teruslah memandang kebaikan
A = Allah senantiasa mencatat apa yang kita lihat

Untuk lebih utuhnya pemahaman kita mengenai 4 hikmah dari penciptaan mata, maka penulis mengemasnya dalam bait-bait syiar berikut ini;

Mari memandang hal yang halal
Jangan memandang yang ilegal
Karena bisa merusak moral
Juga merusak hubungan sosial

Amatilah setiap kejadian
Yang terjadi sekitar lingkungan
Jadikanlah sebagai pelajaran
Untuk menambah pengetahuan

Teruslah memandang kebaikan
Jangan memandang keburukan
Karena bisa merusak pikiran
Perkataan dan perbuatan

Allah senantiasa mencatat
Apa saja yang kita lihat
Dari itu mari melihat
Segala yang bermanfaat

Dengan memperhatikan untaian syair-syair indah tersebut, tentu kita dapat mengetahui betapa mata yang Allah ciptakan pada diri manusia memiliki hikmah yang sangat besar, tidak hanya sebagai alat untuk melihat benda-benda di sekitar, juga untuk melihat kebesaran Allah yang menyebabkan bertambahnya ilmu pengetahuan sekaligus bertambahnya dan semakin mantapnya nilai keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT dengan catatan apa yang kita lihat itu adalah hal-hal yang bermanfaat dan didasari oleh keikhlasan di dalam hati.

Karena demikian sangat besar peran dan kegunaan dari mata, maka kelak di akhirat akan ditanya dan dimintai pertanggungan jawab untuk apa mata itu digunakan. Karena itu mari kita gunakan untuk hal-hal yang dibenarkan dan di diridhai oleh Allah SWT agar tidak menjadi masalah yang besar di akhirat nanti. Hal ini ditegaskan dalam Al Qur’an surat Al Isra ayat 36 :

وَلَا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِۦ عِلْمٌ ۚ إِنَّ ٱلسَّمْعَ وَٱلْبَصَرَ وَٱلْفُؤَادَ كُلُّ أُو۟لَٰٓئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْـُٔولًا

Artinya: Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya. (QS. Al Isra 17 : 36)

Jakarta, 19 Sya’ban 1443 H/23 Maret 2022 M

LAINNYA

- Advertisment -

Khutbah
Khutbah Terbaru & Terlengkap

Terpopuler

#1

#2

#3

#4

#5

Kolom
Kirim Tulisan Anda Ke Kami