Hikmah Pagi : B.A.N.G.K.R.U.T.

Misalnya, seseorang memiliki harta yang berlimpah tiada tara. Dia siapkan untuk mengantisipasi kebutuhan yang datang tiba-tiba. Tapi sayang, ketika kebutuhan itu datang, dia tak dapat memanfaatkan simpanan hartanya. Sebab, harta itu disita, dan diberikan pada orang yang dibencinya, yang selalu berusaha dia aduk-aduk dan sebarkan kekurangannya. Betapa nelangsa….

Itulah nasib orang yang zhalim, yang gemar merusak kehormatan saudaranya. Kelak, di hadapan Allah Ta’ala, dia harus merelakan pahala yang susah payah dia kumpulkan di dunia untuk membayar seluruh kezhaliman yang pernah dilakukannya. Ironisnya, ketika simpanan pahalanya tidak cukup untuk menebus kezhalimannya, maka keburukan orang yang dia zhalimi Allah timpakan padanya.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Orang yang berbuat zhalim kepada saudaranya baik dalam urusan harta atau lainnya, hendaknya dia minta agar saudaranya menghalalkannya hari itu juga, sebelum tidak berguna lagi dinar dan dirham (di hari pengadilan Allah Ta’ala). Yakni, ketika amal shalihnya diambil sesuai kadar kezhalimannya. Jika dia tak memiliki kebaikan, maka keburukan orang yang dizhalimi itu diambil lalu ditimpakan padanya.” (HR. Bukhari)

Kadang, kezhaliman itu tidak disadari. Atau dianggap itu bukan kezhaliman. Orang berghibah, tapi dia merasa yang dilakukannya bukan ghibah. Orang merusak kehormatan saudaranya, tapi merasa sedang amar ma’ruf nahi mungkar. Dia mengira sedang melakukan kebaikan, karena ramai mendapatkan dukungan. Padahal, banyak sedikitnya dukungan bukan tolak ukur kebenaran.

Allah Maha Tahu dan Maha Teliti hisab-Nya. Setiap kata yang terucap, dan perbuatan yang dilakukan, semua ada perhitungannya di sisi Allah Ta’ala. Kita harus siapkan hujjah di hadapan-Nya. Sedangkan hujjah di pengadilan Allah tidak tegak dengan argumentasi lisan semata. Sebab, Allah tahu isi hati dan hakikat yang tersembunyi di balik setiap kata yang meluncur dari lisan kita.

Maka, sungguh beruntung orang yang mampu menimbang dan mewaspadai niatnya sebelum berbuat dan berkata-kata….(@abun _ nada)

LAINNYA

- Advertisment -

Khutbah
Khutbah Terbaru & Terlengkap

Terpopuler

#1

#2

#3

#4

#5

Kolom
Kirim Tulisan Anda Ke Kami