KHUTBAH JUMAT EDISI 18 FEBRUARI 2022 “DOA MEMOHON BERKAH DI BULAN RAJAB”

بِسْمِ اللهِ وَبـِحَمْدِهِ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

اَلْحَمْدُ ِللهِ وَكَفٰى، وَسَلاَمٌ عَلٰى عِبَادِهِ الَّذِيْنَ اصْطَفٰى. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلٰهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ. وَأَشْهَدُ أَنّ مُحَمّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ لاَ نَبِيَّ بَعْدَهُ.

اَللهُمّ صَلِّ وَسَلّمْ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمّدٍ وَعَلى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلٰى يَوْمِ الدِّيْنِ, اَمَّا بَعْدُ. فَيَا عِبَادَ اللهِ, اُوْصِيْكُمْ وَاِيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ وَطَاعَتِهِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ. قَالَ اللهُ تَعَالَى فىِ الْقُرْآنِ الْكَرِيْمِ، أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ. يَاأَيّهَا الّذَيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا اللهَ حَقّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ.

اَللّٰهُمَّ اَصْلِحْ اُمَّةَ مُحَمَّدٍ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ. وَفَرِّجْ عَنْ أُمَّةِ مُحَمَّدٍ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ. وَارْحَمْ اُمَّةَ مُحَمَّدٍ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ. وَانْشُرْ وَاحْفَظْ نـَهْضَةَ الْوَطَنِ فِى الْعَالَمِيْنَ بِحَقِّ مُحَمَّدٍ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ.

Kaum muslimin sidang jamaah jumat yang berbahagia, Rahimakumullah.

Puji dan syukur Alhamdulillah marilah kita sampaikan kehadirat Allah Robbul’izzati, pada kesempatan jumat ini kita kembali dapat melaksanakan kewajiban sebagai seorang muslim yaitu shalat Jumat secara berjamaah di masjid yang kita cintai ini. Shalawat dan salam marilah kita sampaikan kepada uswatun hasanah kita yaitu baginda nabi besar Muhammad SAW. Juga kepada segenap keluarga dan sahabatnya, semoga kita semua yang hadir di masjid ini, kelak di hari kiamat mendapatkan syafaat dari beliau. Aamiin.

Mengawali khutbah singkat pada kesempatan ini, sebagaimana biasa khatib berwasiat kepada diri pribadi saya dan kepada seluruh jamaah, marilah kita bertaqwa kepada Allah dengan sebenar-benar taqwa yaitu melaksanakan semua perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya.

Kaum muslimin sidang jamaah jumat yang berbahagia, Rahimakumullah

Dalam perjalanan kehidupan manusia di bumi ini terus mengalami perputaran dari hari kehari dan dari waktu kewaktu. Ada siang, ada malam, ada pekan, ada bulan, ada tahun, ada menit, ada jam dan begitu seterusnya sampai datangnya hari yang sangat mengerikan yaitu hari kiamat yang menghancurkan alam semesta.

Tentu dalam perjalanan kehidupan kita sebagai hamba yang beriman ingin selalu berada pada jalan yang penuh berkah atau barokah bahasa arabnya. Hidup berkah dalam terminologi Islam itu artinya hidup yang senantiasa bertambah nilai kebaikan (ziyadatul khair) dalam bidang apapun yang kita lakukan. Apalah artinya hidup di dunia ini bila tidak ada berkah di dalamnya, hidup terasa begitu hampa, kosong dan tidak bermakna sama sekali. Sejatinya yang kita inginkan dalam hidup ini, bagaimana nilai-nilai kebaikan itu terus bertambah dari waktu ke waktu. Bila perlu tidak ada celah sedikitpun dalam durasi waktu 24 jam sehari semalam yang dilalui, kecuali disana terdapat nilai berkah berlimpah yang Allah berikan kepada kita

Nabi kita dan para ulama di seluruh dunia banyak memberikan bimbingan agar kita sebagai umat Islam senantiasa mendapatkan hidup penuh berkah. Diantara rumus yang diajarkan untuk mencapai hidup berkah sebagaimana yang disampaikan oleh para ulama adalah al harakah barokah yang artinya aktif bergerak melakukan segala bentuk kebaikan, akan menurunkan berkah demi berkah dalam kehidupan. Lihatlah kenyataan di dunia ini, siapapun yang aktif bergerak dengan mengerahkan berbagai kemampuan dan keahliannya, niscaya mendapatkan berbagai macam kebaikan diantaranya rezekinya makin berlipat, kedudukannya makin terhormat, karirnya makin meningkat, karyanya makin hebat dan segala pencapaian lainnya terlihat dahsyat. Itulah berkah demi berkah akan terus didapatkan bagi siapapun yang aktif bergerak melakukan segala bentuk kebaikan di muka bumi.

Bahkan saking pentingnya hidup mencapai berkah ini, agama menganjurkan untuk banyak berdoa memohon kepada Allah agar benar-benar berkah itu diturunkan kepada kita. Apalagi memasuki bulan Rajab ini sebagaimana yang diajarkan oleh Rasulullah SAW, hendaknya kita banyak memohon agar diberikan berkah dalam semua aktifitas kehidupan. Inilah salah satu doa yang bisa kita amalkan selama bulan Rajab;

اَلَّلهُمَّ بَارِكْ لَنَا في رَجَبَ وَ شَعْبَانَ وَ بَلِّغْنَا رَمَضَانَ

“Ya Allah berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban dan sampaikan umur kami agar dapat berjumpa dengan bulan Ramadhan”. (Imam Ahmad),

Ada lagi satu doa yang khatib kutip dari kitab Hizib Nahdlatul Wathan salah satu karya monumental Maulana Syaikh TKGH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid seorang tokoh ulama kharismatik dan merupakan pahlawan nasional berasal dari NTB, bagus juga doa ini kita baca selama bulan Rajab dan bulan-bulan lainnya.

اَلَّلهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْ اَسْمَاعِنَا وَاَبْصَارِنَا وَقُوَّتِنَا وَقُلُوْبِنَا وَاَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَاتِنَا وَتُبْ عَلَيْنَا اِنَّكَ اَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمُ

“Ya Allah berkahilah kami pada pendengaran, penglihatan, kekuatan, hati, pasangan dan keturunan kami. Dan terimalah taubat kami, sesungguhnya Engkau maha penerima taubat lagi maha penyayang”.

Kaum muslimin sidang jamaah jumat yang berbahagia, Rahimakumullah

Kalau kita memperhatikan doa ini sungguh sangat dahsyat isinya dan sempurna maknanya. Dalam doa ini kita mohon kepada Allah agar pendengaran, penglihatan, kekuatan, hati, pasangan dan anak keturunan senantiasa dalam berkah-Nya. Bayangkan kalau doa ini terkabul, alangkah bahagia dan beruntungnya hidup kita dari dunia sampai akhirat nanti. Ketika pendengaran kita berkah, maka pendengaran itu akan digunakan untuk mendengarkan hal-hal yang baik dan mengandung ilmu pengetahuan. Ketika penglihatan kita berkah, maka penglihatan itu senantiasa melihat hal-hal yang bermanfaat dan mengandung pahala. Ketika kekuatan kita berkah, maka kekuatan itu dimaksimalkan untuk ibadah kepada Allah. Ketika hati kita berkah, maka hati itu senantiasa dipenuhi iman karena selalu berzikir kepada Allah. Ketika pasangan hidup kita berkah, maka pasangan itu senantiasa diliputi rasa bahagia dalam suasana sakinah, mawaddah warahmah. Dan ketika anak keturunan kita berkah, maka anak keturunan itu akan senantiasa berbakti, taat, patuh dan mendoakan kedua orangtuanya.

Karena demikian pentingnya doa tersebut, mari kita secara Istiqomah membacanya terutama di bulan Rajab ini, kemudian dilanjutkan di bulan-bulan berikutnya agar berkah Allah itu terus tercurah mengalir tanpa henti sampai ajal tiba. Ketika ajal tiba, kemudian Allah mewafatkan kita dalam keadaan husnul khatimah, itulah puncak berkah yang kita dapatkan dalam mengakhiri perjalanan hidup kita yang sangat singkat di dunia yang fana’ ini.

Demikian khutbah singkat yang dapat khatib sampaikan pada edisi jumat kali ini, semoga dapat kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga tercapai hidup penuh berkah dalam naungan ridha, rahmat dan ampunan Allah SWT. Aamin

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ, وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ, وَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَاسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ فَاسْتَغْفِرُوْهُ، إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ

KHUTBAH KEDUA

اَلْحَمْدُ للهِ عَلىَ إِحْسَانِهِ وَالشُّكْرُ لَهُ عَلىَ تَوْفِيْقِهِ وَاِمْتِنَانِهِ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ اِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ. وَأَشْهَدُ أنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِى إلىَ رِضْوَانِهِ. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وِعَلَى اٰلِهِ وَاَصْحَابِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كِثيْرًا. أَمَّا بَعْدُ:

فَياَ اَيُّهَا النَّاسُ, اِتَّقُوااللهَ فِيْمَا أَمَرَ وَانْتَهُوْا عَمَّا نَهَى وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَـنَى بِمَلآ ئِكَتِهِ بِقُدْسِهِ. وَقَالَ تَعاَلَى, إِنَّ اللهَ وَمَلآئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِى يآ اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ وَعَلَى آلِ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَنْبِيآئِكَ وَرُسُلِكَ وَمَلآئِكَةِ الـْمُقَرَّبِيْنَ, وَارْضَ اللّهُمَّ عَنِ اْلخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ أَبِى بَكْرٍ وَعُمَرَ وَعُثْمَانَ وَعَلِي وَعَنْ بَقِيَّةِ الصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَتَابِعِي التَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِاِحْسَانٍ اِلىٰ ىيَوْمِ الدِّيْنِ, وَارْضَ عَنَّا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

اَللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ اَلاَحْيآءِ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ

اللهُمَّ أَعِزَّ اْلإِسْلاَمَ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَاْلمُشْرِكِيْنَ وَانْصُرْ عِبَادَكَ اْلمُوَحِّدِيَّةَ وَانْصُرْ مَنْ نَصَرَ الدِّيْنَ وَاخْذُلْ مَنْ خَذَلَ اْلمُسْلِمِيْنَ وَ دَمِّرْ أَعْدَاءَالدِّيْنِ وَاعْلِ كَلِمَاتِكَ إِلَى يَوْمَ الدِّيْنِ

اللهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلبَلاَءَ وَاْلوَبَاءَ وَالزَّلاَزِلَ وَاْلمِحَنَ وَسُوْءَ اْلفِتْنَةِ وَاْلمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا اِنْدُونِيْسِيَّا خآصَّةً وَسَائِرِ اْلبُلْدَانِ اْلمُسْلِمِيْنَ عآمَّةً يَا رَبَّ اْلعَالَمِيْنَ

رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. رَبَّنَا ظَلَمْنَا اَنْفُسَنَاوَاِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ اْلخَاسِرِيْنَ

عِبَادَاللهِ ! إِنَّ اللهَ يَأْمُرُنَا بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِي اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْي يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ وَاذْكُرُوا اللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلىٰ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرْ 

Bekasi, 16 Rajab 1443 H/17 Februari 2022M

Penulis : Marolah Abu Akrom (087887270732)

LAINNYA

- Advertisment -

Khutbah
Khutbah Terbaru & Terlengkap

Terpopuler

#1

#2

#3

#4

#5

Kolom
Kirim Tulisan Anda Ke Kami