MUTIARA HIKMAH (55) MENGENANG 2 TAHUN WAFATNYA UST. HAMZANI, SQ PIMRED SinarLIMA

Tepat hari ini Kamis, 7 Oktober 2021 adalah genap dua tahun wafatnya Ust. Hamzani Hz, SQ, Al Hafizh salah seorang tokoh NWDI DKI Jakarta sekaligus sebagai pimpinan redaksi SinarLIMA (Sinar5News.com). Meninggalnya tokoh kita ini pada saat bertugas mendampingi sekaligus meliput kegiatan LDKS peserta didik SMA NW Jakarta di Cisarua Bogor pada hari Senin, 7 Oktober 2019 bakda shalat magrib. Ust. Hamzani lahir di Lombok Timur, 12 Desember 1969 wafat dalam usia 50 tahun dengan meninggalkan seorang istri dan 2 orang anak.

Penulis mengenal Ust. Hamzani dari tahun 1992 pada saat pertama kali penulis tiba di Jakarta dan ikut serta mengabdikan diri di Ponpes NW Jakarta. Tentu dari pergaulan penulis yang cukup lama dengan beliau, sedikit banyak mengetahui sikap, watak, kepribadian dan prinsip terhadap suatu kebenaran yang diyakininya. Diantara sekian banyak kelebihan dan keistimewaannya, penulis dapat mengungkap lima saja untuk dijadikan sebagai suatu ibrah yang sangat berharga bagi kita dan para pembaca yang budiman.

Pertama, Ust. Hamzani seorang pejuang yang gigih dan tidak mudah menyerah.

Ust. Hamzani adalah seorang pejuang agama yang sangat gigih membela dan menyebarkan nilai-nilai Islam yang rahmatal lil’alamin. Hal ini ditunjukkan dengan terlibat langsung mengajar Al Quran di TPA NW Jakarta, membina tahfiz santri Ponpes NW Jakarta dan aktif dalam kegiatan hari-hari besar keislaman. Juga membina remaja dengan pendidikan Islam melalui kegiatan pesantren kilat, pengajian mingguan, pengajian bulanan dan lain-lain. Semua kegiatan tersebut dilakukan dengan sungguh-sungguh, fokus, konsekuen dan tidak mudah menyerah. Bagi beliau tantangan seberat apapun dalam berjuang dijadikan peluang untuk pendewasaan diri, sehingga muncul sifat-sifat kebijaksanaan dalam sikap dan perilaku.

Kedua, Ust. Hamzani seorang jurnalis yang handal dan berwawasan luas.

Dengan kepiawaiannya dalam menulis berita dan artikel, maka Ust. Hamzani dipercaya menjadi salah seorang wartawan di Koran harian SENTANA selama belasan tahun. Juga menjadi Pimpinan Redaksi media SinarLIMA (Sinar5News.com) hingga akhir hayatnya. Kalau kita melihat berbagai karya tulisnya dalam berbagai media, maka dapat kita menilai tulisannya berbobot, terstruktur, tajam dan enak dibaca. Ini semua disamping merupakan bakat alami juga karena upayanya untuk terus belajar menjadi seorang jurnalis yang handal. Dengan banyaknya karya tulis tersebut, menunjukkan bahwa Ust. Hamzani memiliki wawasan yang cukup luas dan berpengalaman dalam bidang tulis menulis.

Ketiga, Ust. Hamzani seorang yang tegas dan pemberani dalam memegang prinsip kebenaran.

Tidak diragukan lagi sosok Ust. Hamzani adalah seorang yang sangat tegas dalam berbicara, tidak suka bertele-tela apalagi mengumbar kata-kata yang tidak penting. Apa yang diyakini sebagai suatu kebenaran, maka dipegang kuat-kuat kebenaran itu dan disampaikan secara tegas apa adanya tanpa ada keraguan sedikitpun. Dalam memegang nilai-nilai dan prinsip kebenaran berdasarkan ajaran agama dan logika akal sehat, maka disampaikan secara berani dan tidak mengenal rasa takut dihadapan siapapun.

Keempat, Ust. Hamzani seorang yang sabar dalam menghadapi masalah apapun.

Dalam keseharian secara umum Ust. Hamzani disamping sosok yang tegas, juga orang yang sangat sabar menghadapi masalah, ujian dan cobaan yang melanda, baik dalam kehidupan keluarga maupun kehidupan bermasyarakat. Walaupun sebenarnya tidak sesuai dengan kenyataannya, tapi beliau mencoba untuk mengalah dan bersabar menghadapi semua itu. Prinsipnya mengalah untuk suatu maslahat lebih diutamakan daripada mengikuti emosi sesaat yang berakibat rusaknya tali silaturrahim yang sudah terbina selama ini.

Kelima, Ust. Hamzani seorang yang hafiz Al Quran 30 juz dan qari yang bersuara merdu.

Dengan menyandang gelar akademik SQ (Sarjana Al Quran) di akhir namanya, menunjukkan Ust. Hamzani seorang hafizh (penghafal) Al Quran 30 juz dari sejak remaja waktu beliau tinggal di daerah asalnya yaitu Lombok Timur, NTB. Juga sebagai seorang qari’ (pembaca) Al Quran yang bersuara indah dan merdu. Tentu sebagai seorang hafizh, beliau terpanggil untuk membina hafalan para santri Ponpes NW Jakarta hingga akhir hayatnya dan inilah sesungguhnya cita-cita utamanya. Disamping itu menjadi imam rutin khususnya shalat subuh di masjid Hamzanwadi Jakarta.

Itulah lima hal penting dari kelebihan dan keistimewaan Ust. Hamzani yang bisa penulis ungkap dalam rangka mengenang dua tahun dari wafatnya, semoga menjadi inspirasi untuk diteladani khususnya bagi anak keturunan dan keluarganya. Juga menjadi inspirasi bagi para santri, jama’ah dan orang-orang yang telah mengenalnya.

Bekasi, 30 Shafar 1443 H/7 Oktober 2021 M

Penulis : Marolah Abu Arom

 

 

 

 

 

 

LAINNYA

- Advertisment -

Khutbah
Khutbah Terbaru & Terlengkap

Terpopuler

#1

#2

#3

#4

#5

Kolom
Kirim Tulisan Anda Ke Kami