HARI KE 1 PELATIHAN GURU BK SMP JAKARTA TIMUR “GURU BK TIDAK TERGANTIKAN”

Hal yang paling ditunggu-tunggu oleh para guru BK SMP yang ada di wilayah Jakarta Timur khususnya adalah mengikuti pelatihan di P2KPTK2 (Pusat Pengembangan Kompetensi Pendidik Tenaga Kependidikan dan Kejuruan) Jakarta Timur. Pada setiap pelatihan senantiasa menghadirkan para nara sumber yang ahli dan kompeten di bidangnya. Sebagai dampak positifnya banyak hal-hal baru yang didapatkan selama pelatihan dan ini menjadi tambahan ilmu untuk memperkaya wawasan demi menunjang suksesnya pendidikan di sekolah masing-masing.

Walaupun dua tahun ini wabah pandemi covid-19 masih melanda bumi Indonesia, ternyata pihak P2KPTK2 tidak menyurutkan agenda pelatihan yang menjadi rutinitas setiap tahunnya. Sebelum pandemi biasanya seluruh peserta langsung hadir bertatap muka dengan para nara sumber dan ini menjadi sesuatu yang sangat menyenangkan. Tetapi dua tahun di masa pandemi ini pelatihan dilakukan secara daring melalui aplikasi zoom meeting yang tersambung melalui internet.

Untuk tahun ini pelatihan BK dilaksanakan lima hari dari Senin-Jumat tanggal 2-6 Juli 2021. Hari pertama pada sesi pertama membahas tentang “karakteristik perkembangan peserta didik SMP” dengan nara sumber Lara Fridani, M.Psyich, Ph.D dan pada sesi ke dua membahas tentang “tantangan guru BK di era digital dalam pembimbingan siswa SMP” dengan nara sumber Lujinawi Trinadi, Psikolog.

Dalam pemaparannya Lara Fridani, M.Psyich, Ph.D memberikan banyak pengalaman dan teori-teori para ahli tentang karakter yang mesti diaplikasikan bagi setiap siswa dalam kehidupan. Ada banyak karakter yang mesti tertanam dengan baik seperti disiplin, jujur, tanggung jawab, kasih sayang, ramah, peduli, tenggang rasa, menghargai, patuh, hormat, sabar, ikhlas dan lain-lain. Semua karakter ini akan menjadi suatu kebiasaan apabila para guru disekolah terutama guru BK terus melakukan bimbingan, pembinaan dan arahan secara konsisten melalui tahapan-tahapan yang ada.

Apalagi kita sebagai manusia yang beragama tentu ini sangat mendukung untuk dapat menanamkan sifat-sifat yang mulia pada diri setiap anak, sehingga sifat-sifat yang mulia itu menjadi karakter permanen yang melahirkan kemanfaatan yang besar bagi kehidupan bersama.

Kemudian narasumber kedua Lohjenawi Trinadi ahli psikologi yang memaparkan tentang tantangan guru BK di era digital ini. Dimana menurut beliau hendaknya sumber-sumber informasi dan pengetahuan yang demikian banyak ini dijadikan sebagai salah satu sumber alternatif untuk memperkaya pengetahuan yang bersifat mendidik. Tidak dapat dipungkiri bahwa di era digital sekarang ini hampir seluruhnya bergantung kepada mesin google, tetapi menjadikan mesin google itu untuk menyelesaikan segala-segalanya tentu ini adalah kekeliruan besar.

Betapapun canggihnya dunia sekarang ini, sesungguhnya keberadaan hati, jiwa dan pikiran manusia tetap dikedepankan dan tidak dapat digantikan oleh mesin secanggih apapun. Ingatlah bahwa setiap manusia sebenarnya memiliki sisi kemanusiaan (humanism) yang mesti terus diberdayakan demi kemaslahatan hidup bersama. Demikian juga keberadaan guru BK sampai kapanpun tidak bisa tergantikan oleh alat secanggih apapun, karena dalam diri guru BK itu ada hati yang senantiasa tulus dalam mendidik, ada jiwa yang senantiasa lapang dalam membimbing dan ada pikiran yang senantiasa memikirkan hal-hal yang positif bagi kemajuan generasi bangsa yang cerdas, amanah, religius dan berbudi pekerti yang luhur.

Semoga pelatihan guru BK yang diadakan oleh P2KPTK2 selama lima hari ini menjadi salah satu upaya terbaik bagi peningkatan kualitas guru BK dalam membimbing dan mendidik putra-putra putri terbaik bangsa. Aamiin.

Lombok, 23 Dzulhijjah 1442 H/4 Agustus 2021 M

Penulis : Marolah Abu Akrom (Peserta Pelatihan Guru BK dari SMP Laboratorium Jakarta)

 

 

LAINNYA

- Advertisment -

Khutbah
Khutbah Terbaru & Terlengkap

Terpopuler

#1

#2

#3

#4

#5

Kolom
Kirim Tulisan Anda Ke Kami