MENGENAL SOSOK SANG PEJUANG NWDI UST. DRS. BADRI HS. QH. M.PD

Dalam banyak kesempatan saya bersama rekan-rekan seperjuangan di Jakarta sering melakukan pertemuan baik dalam pertemuan resmi seperti rapat atau dalam suasana santai disebuah tempat tertentu. Kami melihat sosok pribadi Ust. Drs. Badri HS, QH, M.Pd adalah sosok yang layak dan pantas diteladani, karena melihat akhlaknya dan tata cara memperlakukan siapapun penuh dengan keramahan dah kehangatan yang sulit untuk dilupakan.

Kini sosok tokoh pejuang dan panutan kita yang satu ini sudah pergi meninggalkan kita dari alam dunia yang fana’ ini. Tepat pukul 19.10 WIB pada hari Kamis, 22 Juli 2021 M/12 Dzulhijjah 1442 H di Rumah Sakit Persahabatan, Jakarta Timur, Allah SWT menjemput beliau menuju alam barzakh setelah dua minggu berjuang melawan penyakitnya dan pihak keluarga berusaha mengobati dengan pengobatan terbaik. Namun Allah SWT rupanya lebih sayang kepada beliau melalui malaikat Izrail nyawanya dijemput menuju kehidupan yang lebih layak dan indah di alam barzakh.

Walau tokoh pejuang dan panutan kita ini telah pergi meninggalkan kita, tetapi kenangan-kenangan indah yang telah ditunjukkan melalui sikap kepribadiannya yang baik dan mulia akan terus tertanam melekat pada memori otak bagi orang-orang yang pernah bertemu dengannya. Diantara sifat kepribadian yang baik dan mulia yang dapat kita ungkap melalui media kita ini adalah;

1. Ust. Drs. Badri HS, QH, M.Pd adalah orang yang sangat semangat dan lincah dalam melaksanakan setiap aktifitas yang bermakna.

Saya mengenal Ust. Badri sejak tahun 1992 di Pondok Pesantren NW Jakarta, bahkan saya tinggal satu kamar di asrama asatidz pada waktu itu. Sering kali saya mengikuti aktifitasnya di pondok pesantren atau luar pondok pesantren. Yang saya kagumi itu semangatnya yang luar biasa tanpa mengenal lelah, selama ada waktu dan badan sehat beliau akan berupaya melakukan segala aktifitas yang bermakna bagi kehidupan. Tidak hanya sekedar semangat, tapi beliau juga sosok yang sangat lincah dan cekatan melakukan apapun yang dipandang baik bagi diri, keluarga dan umat.

Salah satu contoh tiga minggu sebelum kematiannya, beliau sebagai kepala sekolah mengikuti kegiatan raker dan memberikan pembekalan bagi semua guru dan karyawan SMP NW Jakarta di Villa Bumi Athalla Jalan Kartini Cisarua Bogor. Ketika saya berbincang-bincang di villa beliau berkata; “Sebenarnya beberapa hari ini saya lagi sakit, kondisi badan belum stabil, tetapi melihat semangat guru-guru dan karyawan SMP NW Jakarta, saya berusaha untuk mengikuti dan saya jadikan ini sebagai obat, semoga Allah berkenan menyembuhkan penyakit saya ini”. Demikian kurang lebih pernyataan beliau yang sangat menyentuh diri saya, betapa semangatnya tokoh kita ini dalam berjuang melakukan upaya terbaik dalam bidang pendidikan.

Crew media SinarLIMA saat wawancara dgn Ust. Badri HS, QH, M.Pd di Cisarua Bogor

2. Ust. Drs. Badri HS, QH, M.Pd adalah sosok pejuang NW yang istiqomah.

Dengan melihat betapa gigihnya Ust. Badri berjuang untuk NW, maka ketua Umum PW NWDI DKI Jakarta TGH. Muslihan Habib, MA mempercayakan beliau menjabat sebagai sekretaris umum PW NWDI DKI Jakarta. Dalam pergerakan menyebar luaskan NWDI di Jabodetabek, Ust. Badri senantiasa aktif melakukan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pendidikan, sosial, dakwah dan ekonomi umat.

Dimana ada ketua umum PW NWDI DKI Jakarta, disitu Ust. Badri ikut mendampingi dan mensukseskan kegiatan-kegiatan tersebut. Itulah bukti bahwa almarhum sangat mencintai NWDI dan bercita-cita akan terus menyebar luaskan NWDI bersama rekan-rekan seperjuangan di ibu kota.

3. Ust. Drs. Badri HS, QH, M.Pd adalah sosok yang sangat lembut, tawadhu dan sopan kepada siapapun.

Sepanjang pengetahuan saya, Ust. Badri adalah sosok yang sangat lembut dengan suaranya yang halus mengetuk pintu hati agar kita mengutamakan hal-hal yang baik dan bermanfaat bagi kehidupan. Beliau juga dikenal seorang yang sangat tawaddhu’ dan tidak suka menunjukkan kehebatannya baik kepada guru, murid, santri dan jama’ah. Padahal bila kita melihat gelar akademik yang disandangnya, sesungguhnya beliau itu orang yang hebat dari sisi keilmuan dan pemahaman secara aqliyah dan naqliyah.

Dari sisi adab dan kesopanan beliau jadikan sebagai penghias dalam kehidupannya. Dalam pergaulan dan komunikasi kepada siapapun senantiasa menunjukkan akhlak yang mulia, tidak mudah emosi, mendahulukan kepentingan bersama dan selalu menghargai dan memuliakan orang lain apapun latar belakang pendidikan dan status ekonomi di tengah masyarakat.

4. Ust. Drs. Badri HS, QH, M.Pd adalah sosok penulis syair yang mumpuni.

Inilah sisi kelebihan yang tidak banyak dimiliki oleh orang lain. Menulis syair bagi beliau adalah pekerjaan yang sangat mengasyikkan, walau dalam keseharian sibuk melakukan tugas-penting sebagai kepala sekolah, pengajar dan pembimbing bagi umat. Kesibukan-kesibukan itu tidak menjadi penghalang untuk terus berkarya menulis puisi dan syair-syair indah memotivasi para pembaca agar dapat menjalani hidup ini dengan hal-hal yang penuh makna bagi hidup di dunia dan akhirat.

Kalau saya menghitung jumlah syair yang telah tersebar di media sosial melalui media Sinar5News.com, sudah mencapai ratusan bahkan ribuan yang sudah dipublikasikan. Dengan melihat demikian banyak karya beliau dalam bidang syair ini, maka saya mengusulkan untuk segera dibukukan agar menjadi satu kesatuan utuh sebagai dokumen yang sangat bermanfaat untuk keluarga dan umat.

Dengan cepat dan tanggap Ust. Badri mengumpulkan syair-syair yang sudah tersebar itu dan dibantu pengeditan dan perapiannya oleh Ust. Arif Usman, S.PdI (salah seorang guru di SMP NW Jakarta). Sekitar dua bulan akhirnya buku kumpulan syair-syair tersebut dapat terwujud dan dibagi menjadi tiga jilid. Jilid pertama khusus tentang perjuangan Maulana Syaikh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, buku kedua mengungkap tokoh fenomenal TGB Dr. KH. Muhammad Zainul Majdi dan buku ketiga tentang anjum-anjum NW yang berkiprah untuk memajukan agama, bangsa dan Negara.

5. Ust. Drs. Badri HS, QH, M.Pd adalah sosok kepala rumah tangga yang sangat perhatian.

Dalam keseharian bersama keluarga di Jakarta, Ust. Badri adalah sosok orang tua yang sangat perhatian. Semua anaknya diperlakukan sama dalam hal pendidikan, makanan, pakaian dan lain-lain. Terbukti beberapa kali saya melihat beliau membawa anaknya yang paling kecil yang bernama Alfath Salimul Jihad, diajak bercanda dan menyuapkan makanan yang telah disediakan.

Demikian juga kepada istrinya, senantiasa memberikan kasih sayang dan perhatian yang tulus dalam berbagai macam keadaan yang ada. Dengan perhatiannya yang begitu besar, menyebabakan keluarga merasa kehilangan atas kepergian seorang suami, pemimpin dan guru bagi istri dan anak-anaknya.

Selamat jalan wahai guru, ulama’ dan panutan umat, semoga karya baikmu akan menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya hingga hari kiamat nanti. Aamiin

Lombok, 14 Dzulhijjah 1442 H/24 Juli 2021 M

Penulis : Marolah Abu Akrom

LAINNYA

- Advertisment -

Khutbah
Khutbah Terbaru & Terlengkap

Terpopuler

#1

#2

#3

#4

#5

Kolom
Kirim Tulisan Anda Ke Kami