Ada 4 Mengancam Permata Insan By Badri HS QH

 

Permata kedua dikaruniakan اللهswt
Terhadap manusia adalah agama
Agama itu adlah aturan atau norma
Dapat mengarahkan akal manusia

Utuk menerima hal-hal yang positif
Layak, pantas, berdampak edukatif
Agama menjadi pedoman manusia
Bagaimana insan m’jalani hidupnya

Mengendalikan syahwat, nafsunya
Akal sehat akan mengarahkan kita
Dapat menerima agama yang lurus Memberikan ketenangan hati tulus

Dapat melahirkan sifat pengendali
Membuahkan amal salih bersinergi
Dan Malu adalah permata yg ketiga
Sifat yg dikembangkan oleh agama

Utk mengendalikan perilaku insan
Dapat membedakan kita dg hewan
Ataupun makhluk lain sperti setan
Moga sifat tak baik dpt dihindarkan

Ibnu Hajar al – Asqalani membagi
Sifat malu itu menjadi dua, yakni
Haya’un nafsiyun, haya’un imaniyun
Rasa malu adalah Haya’un nafsiyun

Rasa malu auratnya di perlihatkan
Sifat ini tak diberikan pada hewan
Sementara haya’un imaniyun adlah
Seperti disebukan dlm sebuah عبارة

أَنْ يَمْنَعَ المُؤْمِنُ مِنْ فِعْلِ الْمَعَاصِي خَوْفًا
مِنَ اللهِ
“Ketika seorang mukmin mampu
mencegah dirinya untuk berbuat
maksiat karena takut kepada Allah
subhanahu wata’ala.”

Sifat ini diberikan pd orang beriman
Karna akalnya mampu digunakan
Memahami perintah dan larangan
Seperti sabda Nabi yg mngatakan
اَلْحَيَاءُ مِنَ الْاِيْمَانِ
“Malu itu sebagian dari iman.”

Malu untuk berbuat لمعصبة الله تعالى
Malu meninggalkan printah agama
Malu tidak berbuat baik dan lainnya
Kalau tak punya malu silahkan saja

Amal shaleh permata ke- empatnya
Perbuatan yg patut menurut agama
Amal shaleh buah dari memahami
Menjalani printah agama yang suci

& Kemampuan mengendalikan diri
Mengerti agama & juga memahami
Serta mampu memahami agama
Atau banyak yang mengerti agama

Tetapi tidak mampu mengendalikan
Nafsu syahwat tanpa pengendalian
Sehingga rasa malu itu tak di miliki
Dia bisa melakukan tanpa kendali

Rasulullah dalam dalam haditsnya
Utk mengingatkan kita akan bahaya
Ada 4 mengancam permata insan
Rasulullah saw, telah mengatakan:

فَالْغَضَبُ يُزِيْلُ الْعَقْلَ وَالْحَسَدُ يُزِيْلُ الدِّيْنَ وَالطَّمَعُ يُزِيْلُ.
الْحَيَاءَ وَالْغِيْبَةُ يُزِيْلُ الْعَمَلَ الصَّالِحَ
“Ghadlah (marah-marah) dapat menghilangkan akal, iri dan dengki (hasud) dapat menghilangkan agama, serakah (thama’) dapat menghilangkan sifat malu, dan menggunjing (ghibah) dapat menghilangkan amal shalih.

Semoga kita dapat menjaganya
Dapat meng-optimalkan permata
Agar kita menjadi insan pilihan
Orang yang memiliki ketakwaan
Jakarta, 19 Juni 2021

LAINNYA

- Advertisment -

Khutbah
Khutbah Terbaru & Terlengkap

Terpopuler

#1

#2

#3

#4

#5

Kolom
Kirim Tulisan Anda Ke Kami