GERHANA BULAN DI KABUPATEN BEKASI, JAWA BARAT Oleh : Abdul Quddus Al Majidi (Siswa Kelas IX SMP Ponpes NW Jakarta)

Liputan Sinar5News.com. Berdasarkan pengamatan di salah satu perumahan bernama Vila Gading Harapan 2 atau disingkat VGH 2, Jln.Sriamur, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi. Sekarang, pihak kami telah melihat secara langsung proses Gerhana Bulan Total.

Banyak anak-anak melihat dengan gembiranya. Gerhana bulan terjadi saat sebagian atau keseluruhan penampang Bulan tertutup oleh bayangan Bumi. Itu terjadi bila Bumi berada di antara Matahari dan Bulan pada satu garis lurus yang sama, sehingga sinar Matahari tidak dapat mencapai Bulan karena terhalangi oleh Bumi.

Menurut salah seorang warga VGH 2, “Gerhana ini adalah fenomena alam yang luar biasa. Saya sudah sering melihatnya. Seneng banget deh ada gerhana bulan.” Kata Yusuf Fairuz.

Rasulullah SAW pernah bersabda kepada para sahabat :

Telah menceritakan kepada kami, Abu Al Walid berkata, telah menceritakan kepada kami, Zaidah berkata, telah menceritakan kepada kami, Ziyad bin ‘Ilaqah, dia berkata: “Aku mendengar Al-Mughirah bin Syu’bah berkata, “Telah terjadi gerhana matahari ketika wafatnya Ibrahim. Kemudian Rasulullah Saw bersabda, “Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda dari tanda-tanda kebesaran Allah, dan ia tidak akan mengalami gerhana disebabkan karena mati atau hidupnya seseorang. Jika kalian melihat gerhana keduanya, maka berdoalah kepada Allah dan dirikan salat hingga (matahari) kembali tampak.” (H.R. Bukhari)

Di sini yaitu di masjid At Tawwabin VGH 2 Bekasi disamping mengamati terjadinya gerhana bulan, kami sekaligus melakukan solat sunnah Khusuf (الخسوف) yang berarti, “Gerhana Bulan.” 2 kali rukuk, dan 2 kali sujud. Berbeda sekali dari hal biasanya. Allah SWT telah memerintahkan Bani Adam untuk solat (sujud) jika terjadi gerhana. Bukan berarti solat karena gerhana, melainkan solat karena Allah SWT telah menunjukkan kuasa-Nya. Sesuai dalam Al-Qur’an surat Fusshilat ayat 37 :

وَمِنْ آيَاتِهِ اللَّيْلُ وَالنَّهَارُ وَالشَّمْسُ وَالْقَمَرُ لَا تَسْجُدُوا لِلشَّمْسِ وَلَا لِلْقَمَرِ وَاسْجُدُوا لِلَّهِ الَّذِي خَلَقَهُنَّ إِنْ كُنْتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ

“Dan dari sebagian tanda-tanda-Nya adalah adanya malam dan siang serta adanya matahari dan bulan. Janganlah kamu sujud kepada matahari atau bulan tetapi sujudlah kepada Allah Yang Menciptakan keduanya. (QS. Fushshilat: 37).

Jadi bagaimana sahabat, menarik bukan berita kali ini? Semoga kita semua dapat menyaksikan lagi kekuasaan Allah seperti Lunar Eclipse atau gerhana bulan selanjutnya.

Bekasi, 14 Syawal 1442 H/26 Mei 2021 M

LAINNYA

- Advertisment -

Khutbah
Khutbah Terbaru & Terlengkap

Terpopuler

#1

#2

#3

#4

#5

Kolom
Kirim Tulisan Anda Ke Kami