NASEHAT PUASA HARI KE 26 MEMAHAMI NAMA LAIN BULAN RAMADHAN

Oleh : Abu Akrom

Selama ini banyak diantara kita tidak tahu bahwa bulan Ramadhan itu ternyata memiliki banyak nama. Syekh Zain bin Muhammad bin Husein Al-Idrus Al-Ba’lawi mengumpulkan 17 nama-nama bulan Ramadan berdasarkan Al-Qur’an dan hadis-hadis Nabi Muhammad SAW. Dengan banyaknya nama lain bulan Ramadhan ini menunjukkan betapa banyaknya keutamaan dan keistimewaan yang ada di dalamnya. Pada nasehat puasa kali ini yang akan dibahas ada lima saja, semoga menjadi acuan yang besar manfaatnya untuk kebaikan diri kita selama berada pada bulan Ramadhan.

Pertama, Syahrul Quran (bulan Al Quran). Pada bulan Ramadhan di turunkan Al Quran sesuai dengan firman Allah surat Al Baqarah ayat 185. Fungsi Al Quran sebagai petunjuk manusia agar hidupnya tertib, teratur dan terprogram. Seandainya ada suatu masalah berat yang dialami, selalu ada solusi dan tidak mengalami kebuntuan yang dapat menimbulkan keburukan bagi dirinya. Maka mari kita fokus pada momentum bulan Ramadhan ini untuk banyak membaca Al Quran dan merenungi maknanya, sehingga hidup kita selaras dengan nilai Al Quran dalam diri, keluarga dan masyarakat.

Kedua, Syahrush Shiyam (bulan puasa). Pada bulan Ramadhan kita diwajibkan puasa selama satu bulan penuh, tentu ini mengandung hikmah yang sangat besar manfaatnya bagi kehidupan umat Islam. Diantara hikmahnya adalah sebagai media untuk mendidik hawa nafsu agar tidak terlalu serakah dengan makan minum, karena selama ini banyak penyakit timbul karena dari makanan/minuman yang dikonsumsi secara berlebihan. Maka perlu satu bulan perut diistirahatkan agar bisa kembali beroperasi 11 bulan yang akan datang dengan perut yang baru yang bersih dari racun-racun akibat zat kimia yang ada pada makanan/minuman yang kita konsumsi.

Kedua, Syahrul Qiyam (bulan mendirikan shalat). Selama satu bulan shalat tarawih dilaksanakan di seluruh masjid/mushalla yang ada di dunia ini. Mereka benar-benar menikmati kebersamaan dalam shalat tarawih dan ini adalah training spiritual yang sangat efektif untuk membangun hubungan yang sangat dekat kepada Allah. Juga sebagai media untuk membina kebersamaan dalam ritual peribadatan yang sangat mulia dihadapan Allah. Harapannya dengan shalat tarawih satu bulan ini ada tindak lanjutnya dalam bentuk qiyamul lail (mendirikan shalat malam) yang sangat mengasyikkan qolbu seperti shalat tahajjud. Karena menurut Al Quran shalat tahajjud itu adalah sebagai ibadah sunnah yang dapat mengangkat derajat kepada derajat yang terpuji.

Ketiga, Syahrud Du’a (bulan berdoa). Dalam bulan Ramadhan, hendaknya kita banyak berdoa memohon segala sesuatu sesuai dengan hajat dan kebutuhan kita. Semua waktu yang ada pada bulan Ramadhan itu mustajab sekali kita berdoa dan tidak ada satu doapun yang ditolak oleh Allah selama kita benar-benar serius dalam berdoa. Diantara doa yang paling istimewa dan utama adalah kita memohon agar Allah memasukkan kita ke dalam surga dan melindungi kita dari adzab neraka.

Keempat, Syahrul Magfirah (bulan pengampunan). Pada bulan inilah dibuka seluas-luasnya ampunan Allah, maka alangkah bagusnya kita memperbanyak bertaubat membaca istigfar sebagai pengakuan bahwa betapa banyak dosa dan kesalahan yang telah kita lakukan selama ini.

Kelima, Syahrus Shabr (bulan kesabaran). Pada bulan inilah kita latih kesabaran kita dengan menahan hawa nafsu untuk tidak makan dan minum, tidak berkata-kata kotor dan tidak melakukan perbuatan-perbuatan nista yang dapat mencederai pahala puasa yang kita lakukan.

Bekasi, 26 Ramadhan 1442 H/8 Mei 2021 M

LAINNYA

- Advertisment -

Khutbah
Khutbah Terbaru & Terlengkap

Terpopuler

#1

#2

#3

#4

#5

Kolom
Kirim Tulisan Anda Ke Kami