NGAJI KEBANGSAAN (1) MEMAHAMI NILAI PANCASILA UNTUK MENCEGAH PAHAM RADIKALISME

Oleh : Marolah Abu Akrom

Alhamdulillah kita tinggal di Negara Indonesia yang memiliki lebih dari 300 kelompok etnik atau suku bangsa, lebih tepatnya terdapat 1.340 suku bangsa di Tanah Air menurut sensus BPS tahun 2010. Kalau melihat demikian banyak kelompok dan suku di Negara kita, sungguh amat sangat rumit untuk menyatukannya, sehingga potensi untuk saling berpecah belah dan munculnya paham radikalisme itu sangat memungkinkan. Maka dengan kecerdasan para tokoh bangsa waktu itu, mereka terus berusaha merumuskan suatu falsafah (pandangan hidup) untuk menyatukan seluruh etnik atau suku bangsa, agar mereka hidup bersatu dalam keaneka ragaman yang ada.

Diantara tokoh bangsa yang ikut merumuskan nilai-nilai Pancasila adalah KH. Wahid Hasyim salah seorang tokoh ulama dari Nahdlatul Ulama (NU). Juga para tokoh ulama dan tokoh nasional lainnya seperti Ir. H. Soekarno ikut andil merumuskan Pancasila yang diucapkan pertama kali pada 1 Juni 1945 di hadapan sidang Dokuritsu Zyunbi Tjoosakai (Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia-BPUPKI). Kemudian menjadi kesepakatan untuk dijadikan sebagai falsafah hidup bangsa Indonesia pada tanggal 18 Agustus 1945.

Organisasi Nahdlatul Wathan (NW) sendiri yang didirikan pada tanggal 1 Maret 1953 oleh ulama’ besar Sulthanul Auliya’ Maulana Syaikh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid menjadikan Pancasila ini sebagai perekat persatuan untuk seluruh warga NW dimana saja berada. Hal ini tergambar dari salah satu lagu mars NW karya Maulana Syaikh yang senantiasa dikumandangkan dalam berbagai acara penting. Coba perhatikan lagu mars NW berikut;

Nahdlatul wathan lembaga kita
Lembaga pendidikan ilmu agama
Mendidik putra dan putri kita
Agar menjadi insan yang bertakwa

Pancasila dasar negara kita
Ketuhanan adalah sila yang utama
Mengabdi kepada negara dan bangsa
Dengan iman tertanam dalam dada

Marilah kita tetap berjuang
Menuju cita-cita
Mencapai negara yang adil dan makmur
Dengan keridhaan yang maha esa

Dalam bait lagu mars NW tersebut terlihat betul bahwa Pancasila itu sebagai dasar Negara terutama sila pertama yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa. Kemudian agar nilai pancasila ini benar-benar dapat diimplementasikan secara benar adalah dengan menanamkan rasa iman yang kokoh didalam dada, sehingga tercapai perjuangan menuju Negara yang adil dan makmur. Ketika tercapainya hidup yang adil dan makmur, maka akan terhindarlah dari kehidupan yang mengarah kepada tindakan radikalisme yang dapat menghancurkan sendi-sendi persatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

LAINNYA

- Advertisment -

Khutbah
Khutbah Terbaru & Terlengkap

Terpopuler

#1

#2

#3

#4

#5

Kolom
Kirim Tulisan Anda Ke Kami