NASEHAT PUASA HARI KE 7 BERPUASA MENDATANGKAN KESEHATAN

Oleh : Abu Akrom

Sering kita melihat diantara saudara-saudara kita yang beragama Islam ada yang tidak berpuasa tanpa merasa malu merokok, makan dan minum di depan umum. Hal ini patut menjadi renungan bagi kita mengapa sampai berani meniggalkan salah satu rukun Islam yang menjadi suatu kewajiban bagi setiap muslim. Mungkin diantara penyebabnya karena menganggap bahwa berpuasa itu adalah bagian dari beban derita yang menyiksa tubuh mereka. Padahal kalau mau menggunakan kecerdasan akalnya pasti akan berpuasa secara baik dan sempurna selama satu bulan penuh. Karena bagaimanapun ini adalah perintah Allah yang tidak boleh diabaikan sebagaimana yang telah dinyatakan dengan jelas dalam Al Quran surat Al Baqarah ayat 183.

Bila kita menelaah baik secara spiritual maupun kesehatan, sungguh puasa itu sangat besar manfaatnya bagi kita. Secara spiritual dengan puasa yang kita lakukan itu akan melatih diri kita menjadi orang yang sabar, jujur, disiplin, amanah dan bertanggung jawab, sehingga dengan sifat-sifat mulia ini akan mengantarkan kita untuk mendapatkan derajat taqwa yang sangat tinggi dihadapan Allah. Sedangkan puasa dari segi kesehatan akan mendatangkan kesehatan tubuh yang luar biasa dan dijauhkan dari penyakit-penyakit yang berbahaya. Fakta ini diakui oleh para ahli kesehatan yang sudah meneliti secara seksama dan dalam waktu yang cukup lama.

Pada tahun 1914, sebuah buku terbit dengan judul, Terapi Pengobatan Dengan Puasa Sebagai Cara Biologis, dijelaskan bahwa puasa bisa merubah anatomi tubuh. Puasa bekerja mengusir racun dan materi-materi membahayakan yang keluar dari tubuh. Pada tahun 1928, sebuah konferensi yang diselenggarakan di Kota Amsterdam, ibu Kota Belanda, Dr Detterman menyampaikan sebuah pidato ilmiah yang menjelaskan pentingnya penggunaan puasa dalam mengobati berbagai penyakit. Ia memberikan saran kepada para peserta konferensi agar menggunakan terapi puasa dalam praktik-praktik pengobatan.

Para dokter dari berbagai negara seperti Amerika Serikat yaitu Henry Taner, Aptoon Sinclair dalam bukunya “Puasa sebuah Eliksir Kehidupan”, sangat keras mempertahankan penggunaan puasa dalam terapi pengobatan, menjadikan puasa sebagai terapi pengobatan. Selain mereka dari perancis, Sofneir dan Laf Vivin. Dari Rusia, Yori Nicolaif, dari Jerman, Posinger. Dari Inggris, Shalton. Dan dari Kanada, Bernard Jhonson – dimana ia telah membimbing cara pengobatan lebih dari 50.000 kasus penyakit dengan menggunakan terapi puasa di Medical Center miliknya yang terletak di sebuah kota di Kanada.

Kita menyaksikan beberapa rumah sakit di barat terpampang papan pengumuman beberapa teks yang terkenal : صُوْمُوْا تَصِحُّوا “Berpuasalah, niscaya kalian akan sehat.” Atau ungkapan terkenal : اَلْمَعِدَةُ بَيْتُ الدَّاءِ Perut adalah rumahnya penyakit. Atau ayat Al Quran yang Agung : “Makan dan minumlah dan janganlah berlebih-lebihan” (Al A’raf 31).

Maka berdasarkan kenyataan ini, berarti tidak dapat diragukan lagi bahwa puasa itu benar-benar dapat mendatangkan kesehatan dan mengobati 22 jenis penyakit yang ada dalam tubuh manusia yaitu penyakit pada sistem pencernaan, penyakit pada sistem pernafasan, berbagai macam peradangan, penyakit kelenjar buntu, penyakit kulit, penyakit pusing kepala sebelah (migrain), penyakit lemah syahwat, penyakit organ tubuh vital (penebalan pembuluh nadi atau arteriosklerosis, penyakit gula, tekanan darah dan kolestrol), kegemukan berat badan (obesitas), penyakit encok (para raja), penyakit kanker, penyakit mata, memelihara dari kekacauan pada jaringan mata (retina), penyakit saraf, penyakit hati (liver), radang saluran kandung empedu, penyakit alergi, memelihara tingkat kecerdasan, menambah kekebalan tubuh, membebaskan diri dari racun dan memperbaharui sel-sel tubuh.

Bekasi, 7 Ramadhan 1442 H/19 April 2021 M

LAINNYA

- Advertisment -

Khutbah
Khutbah Terbaru & Terlengkap

Terpopuler

#1

#2

#3

#4

#5

Kolom
Kirim Tulisan Anda Ke Kami