NASEHAT PUASA HARI KE 6 PUASA SEBAGAI PERISAI

Secara umum semua ibadah mahdhah yang kita lakukan itu berfungsi sebagai media untuk mendekatkan diri kepada Allah, sehingga terbangun hubungan spiritual yang khusus antara seorang hamba dengan sang Maha Pencipta. Berbeda halnya ibadah puasa yang kita lakukan itu, disamping berfungsi sebagai media untuk mendekatkan diri kepada Allah, juga menjadi alat perisai (tameng, pelindung) dari segala kema’siatan selama hidup di dunia dan juga sebagai perisai dari panasnya siksa api neraka di akhirat nanti.

Ketika kita benar-benar berpuasa atas dasar iman dan keikhlasan karena Allah semata, tentu akan berusaha menjaga sikap dan tutur kata dari hal-hal bersifat keji. Bahkan ketika ada orang yang menghina atau merendahkannya, tidak berani melawan/membalasnya, karena khawatir puasa yang dilakukan itu menjadi cidera dan tidak mendapat nilai apa-apa kecuali rasa haus dan lapar. Lihatlah orang-orang yang berpuasa, akan senantiasa menjaga semua indra dan organ tubuh lainnya untuk tidak melakukan perbuatan nista. Maka pantaslah Rasulullah SAW bersabda, bahwa puasa yang kita lakukan itu dapat menjadi perisai untuk tidak melakukan perbuatan yang keji/tercela.

وَالصِّيَامُ جُنَّةٌ وَإِذَا كَانَ يَوْمُ صَوْمِ أَحَدِكُمْ فَلَا يَرْفُثْ وَلَا يَصْخَبْ فَإِنْ سَابَّهُ أَحَدٌ أَوْ قَاتَلَهُ فَلْيَقُلْ إِنِّي امْرُؤٌ صَائِمٌ

“Puasa adalah perisai, jika salah seorang dari kalian sedang berpuasa janganlah berkata keji dan berteriak-teriak, jika ada orang yang mencercanya atau memeranginya, maka ucapkanlah, ‘Aku sedang berpuasa” (H.R. Bukhari dan Muslim).

Demikian juga di akhirat nanti, orang-orang yang senantiasa melaksanakan puasa baik puasa wajib seperti bulan Ramadhan sekarang ini atau puasa sunnah, maka puasa tersebut akan menjadi perisai yang sangat besar manfaatnya untuk melindungi diri dari panasnya api neraka. Nabi kita bersabda dalam haditsnya yang masyhur;

قَالَ رَبُّنَا عَزَّ وَجَلَّ : الصِّيَامُ جُنَّةٌ يَسْتَجِنُّ بِهَا الْعَبْدُ مِنَ النَّارِ، وَهُوَ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ

“Rabb kita ‘azza wa jalla berfirman, Puasa adalah perisai, yang dengannya seorang hamba membentengi diri dari api neraka, dan puasa itu untuk-Ku, Aku-lah yang akan membalasnya” (H.R. Ahmad, shahih).

Dengan melihat hadits tersebut, ternyata puasa itu ibadah yang sangat agung dan istimewa kemanfaatannya di akhirat nanti. Orang yang selama hidupnya tidak pernah meninggalkan ibadah puasa, kelak di akhirat akan menjadi hamba yang sangat beruntung, tidak akan dijebloskan ke neraka dan akan menempati tempat yang sangat indah di surga nanti. Semoga puasa Ramadhan yang kita lakukan tahun ini, benar-benar akan menjadi perisai yang sangat efektif untuk melindungi diri dari segala kejahatan dan adzab neraka di akhirat nanti. Aamiin.

Bekasi, 6 Ramdhan 1442 H/18 April 2021 M

LAINNYA

- Advertisment -

Khutbah
Khutbah Terbaru & Terlengkap

Terpopuler

#1

#2

#3

#4

#5

Kolom
Kirim Tulisan Anda Ke Kami