Hikmah Pagi By Prof Harapandi : Tangisan  Pagi Hari

Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kita setelah dimatikan (tidur malam hari) dan kepadaNya jualah kita berserah diri

Hari senin pagi tepatnya setelah salat subuh tahun 1965 lahirlah seorang anak laki-laki yang kemudian di-semat-kan (diberikan) nama oleh amaknya (panggilan untuk bapak bagi orang Lombok) dengan “Harapandi”.

Pada nama ini tersirat harapan besar oleh seorang amak, ia berharap kelak anaknya akan menjadi harapan dari semua orang terutama keluarga, seperti kata pepatah (pribahasa) arab mengatakan “Al-Ismu Yadullu ala al-Musamma” (sebuah nama menunjukkan pada orang yang diberikan nama). Tentunya harapan ini sekaligus membantah adagium “apalah arti sebuah nama”.

Nama sama halnya seperti “Brand” sebuah produk, jika nama yang digunakan merupakan nama popular dan heroic, maka produk tersebut akan dengan cepat diterima oleh masyarakat dan pada akhirnya akan memberikan keberuntungan pada produk tersebut.

Mungkin itulah yang menjadi harapan amakku, beliau berharap kelak anaknya akan dapat menjadi manusia yang bukan hanya dikenal oleh keluarga tetapi dikenal juga oleh masyarakat lokal, nasional bahkan internasional. Dikenal bukan hanya di dunia, namun juga dikenal di alam akhirat, dikenang melalui amal kebaikan bukan laku kejahatan.

Harapandi kecil seperti kelahiran bayi lainnya disambut gembira oleh para keluarga, saudara dan juga handai tolan. Saat keluar dalam keadaan menangis, semua orang tersenyum riang gembira menyambut kehadirannya, hal inilah yang digambarkan oleh imam Mazhab Abu ‘Abdullah Muhammad bin Idris al-Shafi’i dalam sebuah ungkapan yang maknanya:

Lihatlah wahai semua manusia, saat engkau dilahirkan, kamu menangis dan semua orang yang ada disekilingmu tertawa dengan riang gembira menyambut kedatanganmu, maka jadikanlah hidupmu bermakna untuk mereka sehingga ketika kamu pergi tak kembali mereka merasa sedih sementara kamu dalam keadaan tertawa dan tersenyum gembira.

Ucapan tersebut mengandung makna yang sangat mendalam, penuh isyarat dan makna simbolik karena itulah, kehadiran dan kewujudan manusia disemua tempat dan posisi, harus berusaha agar diterima dengan baik oleh orang lain dan jika sudah berada di suatu tempat, maka usahakanlah bersikap dan berbuat baik, perduli dengan orang lain dan jujur dalam berkata, maka ketika pada saatnya telah datang waktunya kita meninggalkan mereka, merekapun menangisi kepergian kita sebagai tanda kebajikan.

Sebaliknya jika kehadiran kita di tengah-tengah orang lain menyebabkan kenyamanan mereka terganggu, kehidupan mereka terasa sempit dan dengan kepergian kita melegakan hati dan pikiran mereka, maka cukuplah menjadi bukti bahwa kehadiran kita di tengah-tengah mereka sebagai musibah dan petaka.

Sebaik-baik manusia ialah mereka yang bermanfaat bagi manusia lain dan sejahat-jahat manusia ialah mereka yang hanya menebarkan virus-virus kemudlaratan bagi orang lain. Nabi Muhammad Sallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda yang artinya;

“orang yang paling dicintai Allah ialah mereka yang paling bermanfaat bagi orang lain dan perbuatan yang paling disukai Allah ialah kegembiraan yang engkau masukkan kepada hati orang lain”.

Hadits tersebut memberikan kekuatan bagi kita untuk terus melangkah menjadi lebih bermakna dihadapan manusia, bermakna jika kita berkata baik dan benar, bermanfaat jika kita berbuat kebaikan tanpa pamrih dan bermartabat jika apa-apa yang kita lakukan bukan karena manusia dan makhlukNya.

Ingatlah pesan Allah dalam hadits Qudsi yang terekam dalam kitab Majmu’ Rasâil karya Hujjat al-Islam Imam al-Ghazali yang bermakna;

” Seperti engkau melakukan sesuatu kejahatan, perkara itu akan engkau dapatkan dan sebagaimana engkau memperlakukan (berinteraksi) dengan orang lain, perkara yang sama juga engkau akan rasakan”.

Sikap baik yang kita tebarkan untuk makhluk Allah khasnya manusia, baik pula yang akan kita tanai dari manusia lain. Sebaliknya perilaku zolim yang menyakiti orang lain, pada saatnya akan kita dapatkan perkara yang sama bahkan akan jauh lebih dahsyat.

 

 

LAINNYA

- Advertisment -

Khutbah
Khutbah Terbaru & Terlengkap

Terpopuler

#1

#2

#3

#4

#5

Kolom
Kirim Tulisan Anda Ke Kami