HIMMAH NWDI Kota Mataram Gelar Aksi Galang Dana Untuk Korban Banjir Bima & NTT

Syiar.sinar5news.com- Seluruh perempatan jalan raya di kota Mataram, sejak beberapa hari terakhir di padati oleh sekelompok mahasiswa dari berbagai organisasi kemahasiswaan dan perguruan tinggi di kota Mataram.

Dari pantauan media ini, sejak Senin hingga Selasa (6/04/2021) hari ini, dari perempatan lampu merah ujung timur Sweta hingga ujung barat Ampenan kota Mataram, seluruhnya dipenuhi dengan aksi penggalangan dana yang dilakukan oleh berbagai elemen mahasiswa di kota Mataram.

Hal ini dilakukan menyusul terjadinya bencana alam banjir bandang disertai angin puting beliung yang melanda daerah Bima dan NTT.

Dari berbagai elemen mahasiswa tersebut, nampak pula sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (HIMMAH NWDI) kota Mataram, tengah menggalang dana di perempatan Pagutan kota Mataram. Selasa (6/4/2021).

Ketua Umum HIMMAH NWDI Kota Mataram Syihabuddin Billati Waddin yang tampak ikut serta dalam penggalangan dana tersebut mengungkapkan bahwa aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap para korban banjir yang tengah melanda warga Bima dan NTT.

“Tentu penggalangan dana untuk korban bencana Bima dan NTT ini sebagai bentuk kepedulian kita terhadap sesama. Semoga bisa mengurangi beban mereka”, ucap Waddin.

Ia juga berharap agar pemerintah bergerak cepat untuk penanganan bencana banjir yang sedang terjadi.
“Kita juga berharap peran besar pemerintah untuk mitigasi dan penanganan bencana lebih memadai”, harapnya.

Sementara itu Kabid. Sosial Keagamaan dan Pendidikan HIMMAH NWDI Kota Mataram Syaikhul Abror selaku koordinator aksi penggalangan dana tersebut menambahkan bahwa penggalangan dana ini selain dari pada bentuk kepedulian kemanusiaan juga sebagai bukti bahwa persatuan dan kesatuan di Indonesia ini tumbuh subur di kalangan Aktivis Mahasiswa.

“Saat ini aksi-aksi dan tindakan aplikatif perlu di perbanyak, sehingga ide-ide cemerlang tidak berakhir di ruang-ruang diskusi, namun dapat bermanfaat untuk kemaslahatan bersama di ruang publik”, ujar Abror.

Seperti yang dikabarkan sebelumnya bahwa, hujan yang turun selama kurang-lebih 9 jam pada Sabtu (3/4/2021) di seluruh wilayah Kabupaten Bima, NTB, menyebabkan bendungan di 4 kecamatan meluap sehingga menggenangi persawahan dan perumahan warga. Banjir di Bima menyebabkan 2 orang tewas.

Dalam keterangan resmi BNPB, Minggu (4/4/2021), wilayah yang terdampak banjir Bima adalah Kecamatan Madapangga, Kecamatan Bolo, Kecamatan Woha, dan Kecamatan Monta, Nusa Tenggara Barat. Banjir dikabarkan terjadi mulai pukul 15.00 (3/4) waktu setempat. Tinggi air saat kejadian dilaporkan berkisar 50-200 sentimeter.

“BPBD Kabupaten Bima melaporkan 2 warganya meninggal dunia akibat kejadian tersebut. Tercatat kurang lebih 9.245 KK atau 27.808 jiwa terdampak. Jumlah warga yang mengungsi ke rumah kerabat dan lokasi lainnya masih dalam pendataan BPBD Kabupaten Bima,” ucap Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati, seperti yang di kutip di Detiknews Minggu 4/4/2021. (MAN)

LAINNYA

- Advertisment -

Khutbah
Khutbah Terbaru & Terlengkap

Terpopuler

#1

#2

#3

#4

#5

Kolom
Kirim Tulisan Anda Ke Kami