MERIAHNYA ISRA’ MI’RAJ DI MUSHALLA ALIMUDDIN NW BANGKET LAUK, SIKUR

Oleh : Muhammad Azimuddin, S.Pd

Sebagai suatu tradisi yang baik Mushalla Alimuddin NW Bangket Lauk, Desa Sikur, Kecamatan Sikur, Lombok Timur, NTB, kembali mengadakan peringatan peristiwa yang sangat luar biasa yang dialami oleh Baginda Nabi besar Muhammad SAW yakni peristiwa perjalanan beliau dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha (isra’) dan dari Masjidil Aqsha ke Sidratul Muntaha (mi’raj ) guna menerima perintah ibadah shalat.

Beberapa minggu sebelum peringatan Isra’ Mi’raj ini dilaksanakan, terlebih dahulu Ikatan Remaja Mushalla Alimuddin NW pimpinan Ust. Marwan mengadakan rapat/musyawarah dengan warga setempat guna mempersiapkan acara tersebut, sehingga dapat berjalan lancar, meriah dan penuh hikmah. Diantara hasil kesepakatan dari musyawarah ini yaitu mengadakan aneka lomba, ngurisang (cukuran) dan mendengarkan taushiyah.

Acara Ngurisang (cukuran) rambut sebagai tanda syukur atas kelahiran seorang bayi

Untuk lebih memeriahkan peringatan Isra’ Mi’raj ini terlebih dahulu mengadakan beberapa mata lomba antara lain cerdas cermat, pidato dan menghafal Asmaul Husna tingkat SD, SMP dan SMA. Perlombaan ini berlangsung selama tiga hari dari Kamis, Jumat dan Sabtu yang diikuti oleh para santri Mushalla Alimudin NW dan santri dari luar. Kegiatan ini bertujuan disamping untuk memeriahkan peringatan Isra’ Mi’raj juga untuk mengetahui kompetensi para santri terhadap penguasaan ilmu agama Islam yang selama ini sudah dipelajari. Berdasarkan pantauan media SinarLIMA (Sinar5News.com) para santri yang mengikuti lomba ini terlihat sangat antusias, senang dan penuh semangat.

Para jama’ah sangat antusias menyambut kedatangan tuan guru

Setelah aneka lomba ini terlaksana dengan baik, dilanjutkan dengan acara utama yang dinanti-nanti yaitu pengajian peringatan Isra’ Mi’raj pada hari Ahad, 23 Rajab 1442 H/7 Maret 2021. Pada pengajian peringatan Isra’ Mi’raj ini dihadiri oleh para tuan guru diantaranya TGH. Muhammad Soleh, QH, M.Pd dari Desa Mbung Raja, Kecamatan Terara, Lombok Timur, TGH. Muhammad Nasirin, QH, Assaulaty dari Kebon Pancor, Kepala Desa Sikur beserta perangkatnya, para asatidz, pemuka agama, tokoh masyarakat dan segenap tamu undangan.

Pembawa Acara (MC) bahasa Arab dan Indonesia dengan lancar memandu acara

Untuk acara peringatan ini sedikit agak berbeda bila dibandingkan di tempat lain yang ada di Desa Sikur umumnya. Tempat perbedaannya ada pada MC (Pembawa Acara) yang dibawakan menggunakan dua Bahasa yakni Bahasa Arab dan Bahasa Indonesia. Hal ini membuat para jamah yang hadir merasa terkesima dan terharu, dimana di dusun terpencil dapat melaksanakan kegiatan dengan nuansa yang berbeda dan menjadi motivasi bagi santri dan santriwati yang lain untuk dapat tampil di depan public. Ini semua karena berkat kegigihan pembimbing/guru ngaji yaitu Ustadz Marwan dibantu ketua panitia dan dukungan masyarakat warga Dusun Bangket Lauk.

Ketika Bapak kepala Desa Sikur H. M. Sayuti Abdul Hamid memberikan sambutan, beliau menyampaikan ungkapan yang sangat menyentuh; “Saya sangat mengapresiasi atas terselenggaranya peringatan Isra’ Mi’raj di dusun Bangket Lauk ini. Saya datang ke tempat ini untuk kedua kalinya. Saya melihat suksesnya peringatan Isra’ Mi’raj ini karena ada semangat kebersamaan yang luar biasa dari warga dan jamah Bangket Lauk. Ini tentu patut disyukuri. Bahkan Desa Sikur induk sampai saat ini belum ada kabar akan mengadakan acara peringatan isra’ mikraj. mungkin penyebabnya karena masih mewabahnya pandemi Covid-19” Demikian pernyataan jujur dari kepala Desa Sikur.

TGH. Muhammad Soleh, QH, M.Pd memberikan Taushiyah penuh semangat

Pengajian hikmah Isra’ Mi’raj disampaikan oleh Bapak TGH. Muhammad Soleh, QH, M.Pd, dalam pengajiannya beliau menyampaikan taushiyah yang sangat berharga untuk kita jadikan sebagai pembelajaran yang mengantarkan kita menjadi seorang muslim yang mendapatkan keselamatan dunia dan akhirat. Diantara isi taushiyahnya yaitu;

Pertama, terkait sejarah perjalanan isra’ mi’raj hal yang paling penting untuk diingat adalah hendaknya kita selalu menjaga perintah shalat yang 5 waktu jangan sampai meninggalkannya sampai datang hari yaqin (hari kematian) suatu hari nanti. Ketika kematian itu sudah datang, maka habislah kesempatan kita untuk melaksanakan ibadah shalat. Maka dari itu mari kita manfaatkan kesempatan hidup yang sebentar di dunia ini untuk melaksanakan shalat utamanya dilaksanakan dengan berjamaah agar pahalanya sempurna.

Kedua, jangan suka bergibah (membicarakan aib orang lain). Bergibah ini sudah merajalela di tengah-tengah kehidupan. Ingatlah bahwa tidak ada manusia yang sempurna, pasti ada kesalahan dan kekurangan. Kalau ada saudara kita yang bersalah, mesti kita mengingatkan bukan kita mencela dan mengorek-ngorek kesalahannya. Orang yang suka mengorek kesalahan orang lain statusnya sama seperti memakan daging bangkai saudara sendiri.

Ketiga, tetap menjaga hubungan baik dalam kehidupan bermasyarakat, jangan suka saling menyakiti dengan ucapan dan sikap tidak terpuji agar terus terbina kerukunan dan kedamaian antara sesama.

Para jama’ah dengan khusyuk mendengarkan taushiyah

Keempat, banyak membaca shalawat dan istigfar untuk mengisi kekosongan waktu. Dengan banyak membaca shalawat akan menambah rasa cinta kita kepada Rasulullah SAW dan dengan banyak membaca istigfar akan mensucikan hati kita dari karat-karat dosa yang selama ini menggumpal.

Kelima, Jaga hubungan baik dengan orang tua dengan selalu berbakti kepada mereka. Jangan sampai kita berani berbuat durhaka dengan perbuatan yang dapat menyakiti hatinya. Apalagi banyak terjadi di dunia ini ada anak yang menganiaya kedua orang tuanya, bahkan membunuhnya dengan cara yang keji. Ini sungguh termasuk dosa besar yang menyebabkan turunnya murka Allah SWT, karena ridha Allah ada pada ridha orang tua dan murka Allah ada pada murka orang tua. Demikian hadits nabi yang sangat masyhur yang sering disampaikan oleh para ulama dan guru-guru kita.

Semoga tulisan ini dapat menambah khazanah pengetahuan untuk kemajuan umat khususnya di wilayah Bangket Lauk dan sekitarnya. Aamiin.

Bekasi, 26 Rajab 1442 H/10 Februari 2021 M

LAINNYA

- Advertisment -

Khutbah
Khutbah Terbaru & Terlengkap

Terpopuler

#1

#2

#3

#4

#5

Kolom
Kirim Tulisan Anda Ke Kami